Wabah TB Malaysia: Warga Diimbau Pakai Masker di Tempat Ramai, Kasus Tembus 3.100

Kasus TB Malaysia
Ilustrasi. Pasien berobat di pusat layanan kesehatan. Foto: Freepik.com

KUALA LUMPUR (gokepri) – Malaysia mencatat 596 kasus baru tuberkulosis (TB) pada pekan 8–14 Februari 2026. Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat agar waspada, terutama saat menghadiri bazar dan acara berbuka puasa yang ramai.

Dengan tambahan tersebut, total kasus TB di Malaysia tahun ini mencapai 3.161 kasus secara nasional.

Dalam pernyataan pada 21 Februari, kementerian menjelaskan bahwa ruang tertutup, padat, dan minim ventilasi meningkatkan risiko penularan, apalagi jika ada penderita TB aktif yang belum menjalani pengobatan.

Baca Juga: 95 Persen Pasien TBC Batam Telah Jalani Pengobatan

“Ramadan bukan penyebab penularan TB. Namun meningkatnya interaksi sosial dapat menambah risiko paparan,” tulis kementerian.

Berbeda dengan influenza atau Covid-19, TB menular lebih lambat dan biasanya membutuhkan kontak dekat yang berulang dalam waktu cukup lama. Meski begitu, kerumunan di ruang tertutup tetap dapat memperbesar risiko.

Masyarakat diminta menerapkan etika batuk dan bersin, memastikan sirkulasi udara ruangan baik, memakai masker jika bergejala atau berada di tempat ramai, serta segera memeriksakan diri bila mengalami batuk lebih dari dua minggu atau gejala lain yang mengarah ke TB.

Berdasarkan data kumulatif, Sabah mencatat jumlah kasus tertinggi yakni 755 kasus. Selangor menyusul dengan 596 kasus, disusul Sarawak 332 kasus.

Johor mencatat 280 kasus, sementara Kuala Lumpur dan Putrajaya 244 kasus. Kedah mencatat 181 kasus, Penang 172 kasus, dan Perak 154 kasus.

Kelantan mencatat 121 kasus, Pahang 103 kasus, Terengganu 74 kasus, dan Negeri Sembilan 62 kasus. Melaka mencatat 48 kasus, Perlis 21 kasus, dan Labuan terendah dengan 18 kasus.

Kementerian menegaskan, deteksi dini dan pengobatan yang tuntas menjadi kunci menekan penyebaran TB, terutama di tengah meningkatnya aktivitas sosial selama Ramadan. THE STAR

Baca Juga: 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait