Mau Tahu Keutamaan Umrah di Bulan Ramadan? Pahalanya Seperti Ibadah Haji

(internet)

JAKARTA (gokepri.com) – Umrah merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan dalam Islam dan dapat dilaksanakan oleh umat Muslim yang memiliki kemampuan. Ibadah ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui rangkaian amalan yang memiliki nilai spiritual yang tinggi.

Keutamaan umrah di bulan Ramadan menjadi perhatian banyak umat Islam karena ibadah ini memiliki nilai pahala yang besar. Keutamaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan besarnya pahala, tetapi juga mencerminkan kemuliaan bulan Ramadan sebagai waktu yang utama untuk beribadah.

Keutamaan umrah di bulan Ramadan memiliki dasar yang kuat dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Dalam buku Setia (Selagi Engkau Taat dan Ingat Allah) karya Yasir Husain, dijelaskan bahwa umrah yang dilaksanakan pada bulan Ramadan memiliki keutamaan yang setara dengan ibadah haji dari sisi pahala.

Hal ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abbas RA. Ia menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bertanya kepada seorang wanita:

مَا مَنَعَكِ أَنْ تَحْجِي مَعَنَا

“Apa alasanmu sehingga tidak ikut berhaji bersama kami?”

Wanita tersebut menjelaskan bahwa ia tidak dapat ikut berhaji karena harus memberi minum unta yang digunakan oleh suami dan anaknya. Mendengar hal itu, Rasulullah SAW bersabda:

فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِي فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِي رَمَضَانَ حجة

“Jika Ramadan tiba, berumrahlah saat itu karena umrah Ramadan senilai dengan haji.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Yang dimaksud adalah umrah Ramadan mendapati pahala seperti pahala haji. Namun, bukan berarti umrah Ramadan sama dengan haji secara keseluruhan. Sehingga jika seseorang punya kewajiban haji, lalu ia berumrah di bulan Ramadan, maka umrah tersebut tidak bisa menggantikan haji tadi.” (Syarh Sahih Muslim)

Selain hadits tersebut, dalam buku Fiqh Ibadah karya Prof. Dr. Abdul Aziz Muhammad Azzam dan Prof. Dr. Abdul Wahhab Sayyed Hawwas dijelaskan bahwa umrah boleh dilaksanakan kapan saja sepanjang tahun. Para ulama juga sepakat bahwa pelaksanaan umrah tidak dibatasi waktu tertentu. Rasulullah SAW bersabda:

الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا

Artinya: Umrah ke umrah menghapus (dosa-dosa) di antaranya.

Keutamaan umrah di bulan Ramadan menjadi lebih istimewa karena menyatunya keutamaan waktu dan tempat. Oleh sebab itu, pengulangan umrah di bulan Ramadan dinilai sangat dianjurkan (mustahab), sebagaimana dijelaskan dalam berbagai riwayat shahih. Meski Rasulullah SAW sendiri melaksanakan umrah pada bulan-bulan haji, anjuran umrah di bulan Ramadan tetap memiliki kedudukan istimewa karena keutamaannya yang besar di sisi Allah SWT.

Tips Singkat Umrah di Bulan Ramadan
Berikut beberapa tips singkat untuk melaksanakan umrah di bulan Ramadan agar ibadah dapat berjalan dengan lancar dan optimal. Tips ini dikutip dari buku Umrah Sambil Belajar Sirah Menapak Tilas Sejarah Rasulullah susunan Hepi Andi Bastoni.

1. Menjaga Kesiapan Fisik
Umrah memerlukan kondisi fisik yang prima karena melibatkan banyak aktivitas berjalan dan ibadah. Oleh karena itu, sebelum keberangkatan, dianjurkan untuk melatih fisik secara rutin, seperti berjalan kaki atau melakukan olahraga ringan, agar tubuh terbiasa dengan aktivitas tersebut, terutama saat menjalankan umrah di bulan Ramadan.

2. Memelihara Daya Tahan Tubuh
Asupan nutrisi yang seimbang saat sahur dan berbuka sangat penting untuk menjaga stamina selama beribadah. Konsumsi makanan bergizi dan cairan yang cukup dapat membantu tubuh tetap bugar. Jika diperlukan, multivitamin dapat dikonsumsi sesuai anjuran untuk menunjang daya tahan tubuh.

3. Melakukan Pemeriksaan Kesehatan
Bagi calon jemaah yang memiliki riwayat penyakit tertentu, disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum keberangkatan. Pastikan kondisi kesehatan dalam keadaan baik dan siapkan obat-obatan pribadi yang dibutuhkan selama perjalanan.

4. Memahami Tata Cara Umrah
Pemahaman mengenai rukun, wajib, dan larangan umrah perlu dipersiapkan sejak awal agar ibadah dapat dilaksanakan sesuai tuntunan syariat. Selain itu, penting juga memahami adab beribadah dan berinteraksi dengan sesama jemaah selama berada di Tanah Suci.

5. Membiasakan Amalan Ibadah
Sebelum berangkat, biasakan diri memperbanyak ibadah seperti salat sunnah dan membaca Al-Qur’an. Kebiasaan ini akan membantu menjaga konsistensi ibadah selama menjalankan umrah di bulan Ramadan.

6. Menyelesaikan Tanggung Jawab Pribadi
Menjelang keberangkatan, dianjurkan untuk meminta maaf kepada keluarga dan orang terdekat serta menyelesaikan kewajiban yang masih tertunda, termasuk utang-piutang. Pastikan pula biaya perjalanan berasal dari sumber yang halal dan kebutuhan keluarga yang ditinggalkan telah tercukupi.

Dengan persiapan yang matang, diharapkan pelaksanaan umrah di bulan Ramadan dapat berjalan dengan lancar dan membawa keberkahan.

(sumber: detik.com)

Pos terkait