Jakarta (gokepri.com) – Budi Gunadi Sadikin menghadapi tugas besar di depan mata sebagai Menteri Kesehatan. Tugasnya menyelesaikan masalah penanganan pandemi COVID-19 dan juga prioritas masalah kesehatan lainnya, seperti tunggakan klaim dan tata kelola keuangan BPJS Kesehatan.
Budi Gunadi Sadikin yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri I BUMN dipercaya Presiden RI Joko Widodo untuk menjadi Menteri Kesehatan menggantikan dokter militer dengan pangkat jenderal berbintang tiga itu di Kabinet Indonesia Maju.
Masih banyak pekerjaan rumah di bidang kesehatan yang akan menjadi tantangan besar bagi Budi, sosok ahli keuangan yang pernah memimpin PT Bank Mandiri Persero Tbk. dan juga PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero).
Presiden akhirnya membuat keputusan untuk mengganti Terawan dengan sosok Budi Gunadi Sadikin, yang selain Wakil Menteri I BUMN, juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional.
“Budi Gunadi Sadikin, beliau sebelumnya adalah Dirut Bank Mandiri, kemudian menjadi Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium dan terakhir menjadi Wakil Menteri BUMN dan sekarang kita berikan tanggung jawab untuk memimpin Kementerian Kesehatan,” kata Presiden Jokowi di Veranda Istana Merdeka, Selasa (22/12/2020).
Budi yang namanya melejit sejak menjadi Direktur Utama PT Bank Mandiri memang kerap mendapat kepercayaan dari Presiden Jokowi.
Setelah memimpin Bank BUMN terbesar itu, Budi ditunjuk untuk memimpin PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) sekaligus memimpin holding BUMN sektor energi. Saat memimpin Inalum, Budi berperan dalam pengalihan mayoritas saham di tubuh PT Freeport Indonesia ke pemerintah Indonesia.
Karier Budi berlanjut menanjak setelah dipercaya menjadi Wakil Menteri I BUMN periode 2019—2024 dan Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN) untuk menangani masalah sosial dan ekonomi akibat pandemi COVID-19.








