LONDON (gokepri) — Manchester United meraih kemenangan tipis 1-0 atas Fulham di kandang lawan pada Senin dini hari 26 Januari. Meski meraih tiga poin penting, pelatih Setan Merah, Ruben Amorim, tetap menyoroti performa timnya yang dinilai belum memuaskan. Gol kemenangan MU dicetak Lisandro Martinez melalui defleksi.
Kemenangan ini memberi sedikit kelegaan bagi Amorim, yang baru memenangkan empat dari 12 pertandingan Liga Primer yang ia pimpin. United naik ke posisi ke-12 klasemen, kini 13 poin di atas zona degradasi. Namun, performa mereka masih serupa dengan penampilan di bawah dua manajer berbeda musim ini, saat menghadapi tim dengan anggaran belanja pemain yang jauh lebih kecil.
Kemenangan ini memang menjauhkan United dari ancaman degradasi, tetapi penampilan mereka tidak terlalu menggembirakan bagi pemilik baru United, Jim Ratcliffe, yang menyaksikan langsung pertandingan di London barat. “Pertandingan yang tidak bagus dan Anda bisa merasakannya, tidak ada peluang bagus,” kata Amorim. “Kami mencoba mengendalikan permainan, mencoba memainkan permainan kami, tetapi kami perlu banyak berbenah dengan bola.”
Amorim menekankan pentingnya clean sheet untuk membangun kepercayaan diri tim. “Sangat penting (untuk menjaga clean sheet) karena jelas Anda lebih dekat untuk memenangkan pertandingan dan mendapatkan kepercayaan diri. Kami tidak terlalu menderita hari ini dan itu pertanda baik. Bukan hanya clean sheet-nya, tetapi cara kami bertahan,” ujarnya.
Fulham memulai pertandingan dengan lebih baik, tetapi juga kurang tajam dalam 90 menit pertandingan. Andre Onana kembali menjaga gawang tim tamu meskipun melakukan kesalahan yang berujung gol ketiga Brighton dalam kekalahan 1-3 di Old Trafford akhir pekan lalu. Kiper asal Kamerun itu melakukan dua penyelamatan awal dari Alex Iwobi.
United baru benar-benar mengancam menjelang satu jam pertandingan ketika tendangan bebas Bruno Fernandes meluncur di bawah pagar pemain Fulham, tetapi sedikit melebar dari tiang gawang. Kembalinya Rasmus Hojlund menjadi salah satu dari lima perubahan yang dilakukan Amorim dari kemenangan dramatis 2-1 atas Rangers di Liga Europa pada Kamis. Namun, puasa gol pemain Denmark itu berlanjut hingga 11 pertandingan karena ia hampir tidak memberikan ancaman sebelum digantikan oleh Joshua Zirkzee.
Gol baru tercipta karena keberuntungan, bukan karena inspirasi. Martinez melepaskan tembakan dari jarak jauh, tetapi defleksi dari Sasa Lukic membuat bola melambung di atas kiper Bernd Leno dan masuk ke pojok atas gawang. “Saya pikir itu beruntung, tetapi kemenangan penting,” kata Martinez. “Ini sangat berarti. Tidak hanya untuk para penggemar, tetapi bagi kami karena kami telah banyak menderita.”
Fulham seharusnya bisa mencuri satu poin ketika kerapuhan United dari set-piece terekspos. Joachim Andersen mendapat sundulan bebas dari sepak pojok, tetapi Toby Collyer berhasil menyapu bola di garis gawang. Tim tamu juga bisa memperbesar keunggulan di injury time ketika gol Amad Diallo dianulir karena *offside* melalui tinjauan VAR. Kekalahan ini meredam ambisi Eropa Fulham karena mereka tetap di posisi ke-10, terpaut tujuh poin dari enam besar. AFP
Baca Juga: Bayindir Jadi Pahlawan, Manchester United Singkirkan Arsenal dari Piala FA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







