BATAM (gokepri) – Puluhan baliho pasangan Ansar-Nyanyang dan Amsakar-Li Claudia dirusak di Batam. Tim relawan menuding ini ulah orang tak dikenal dan akan melaporkannya ke Bawaslu.
Puluhan baliho pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura (SAYANG), serta paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Ahmad-Li Claudia Chandra (ASLI), ditemukan rusak di berbagai lokasi. Baliho berukuran 2,5 meter x 1,5 meter tersebut tersebar di sejumlah ruas jalan strategis.
Di salah satu lokasi, dekat Hotel Kaliban, Batam Center, baliho Ansar-Nyanyang terlihat dipotong. Wajah pasangan tersebut hilang, sementara gambar Presiden Prabowo Subianto tetap utuh. Kerusakan serupa juga ditemukan di kawasan Batam Center arah Bandara-Simpang Jam, Batuampar, jalur Simpang Kabil hingga Tembesi, dan beberapa titik lainnya.
Ketua Tim Relawan ASLI, Muhammad Nur, menyayangkan insiden ini dilakukan oleh orang tak dikenal. “Kami sangat menyayangkan tindakan perusakan alat peraga kampanye ini. Sebaiknya semua pihak menjaga kondisi Batam tetap kondusif,” ujar Nur, Sabtu (23/11/2024).

Baca: Targetkan 60 Persen Suara di Batam, Ansar-Nyanyang Kampanyekan Ekonomi 7 Persen
Nur menegaskan kerusakan tersebut bukan karena faktor alam, melainkan ulah manusia. Ia menyatakan pihaknya sedang melakukan pengecekan lapangan untuk mencari pelaku di balik perusakan ini.
“Relawan dan Satgas sedang bekerja untuk menemukan pelaku. Kami juga akan segera melaporkan kejadian ini ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam,” kata Nur.

Menanggapi insiden ini, calon Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, juga menyampaikan kekecewaannya. Ia menilai tindakan tersebut mencoreng nilai-nilai demokrasi yang seharusnya dijunjung tinggi.
“Pilkada adalah pesta demokrasi yang seharusnya berlangsung riang dan damai. Mari kita bersama menjaga keamanan dan ketertiban demi terwujudnya Pilkada yang damai di Kepri,” imbau Nyanyang.
Nyanyang berharap seluruh pihak menjadikan Pilkada serentak ini sebagai momen membangun kebersamaan, bukan menciptakan konflik atau perpecahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









