Distrawandi Nakhodai HNSI Kepri, Janjikan Kesejahteraan Nelayan

Distrawandi Ketua HNSI Kepri
Pelantikan Distrawandi sebagai Ketua HNSI Kepri 2024-2029 di Hotel Golden View, Batam, Rabu, 20 November 2024. GOKEPRI/Engesti Fedro

BATAM (gokepri) – Distrawandi resmi memimpin HNSI Kepri dengan fokus memperjuangkan kesejahteraan nelayan dan keberlanjutan laut. Ia berkomitmen menjadikan nelayan sebagai pilar utama ekonomi maritim Kepulauan Riau.

Distrawandi dilantik sebagai Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kepulauan Riau periode 2024-2029. Pelantikan digelar di Hotel Golden View, Batam, pada Rabu, 20 November 2024, bersamaan dengan pelantikan Dewan DPC HNSI dari tujuh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau.

Acara ini menjadi momentum penting bagi Distrawandi. Dalam pidatonya, ia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui akses yang lebih baik terhadap bantuan pemerintah, peningkatan sarana, serta perlindungan hukum. “Kami akan menjadi corong aspirasi nelayan. Apa yang menjadi harapan nelayan akan kami sampaikan langsung kepada pemerintah,” ujar Distrawandi.

HBRL

Distrawandi memaparkan, salah satu prioritas awalnya adalah pendataan nelayan di seluruh wilayah Kepri. Dari sekitar 30 ribu nelayan di Kepulauan Riau, banyak yang belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) atau menerima bantuan pemerintah. “Ke depan, kami akan memastikan seluruh nelayan terdata. Dengan begitu, mereka bisa mengakses hak-hak yang seharusnya mereka terima,” katanya.

Baca: DPRD Kepri Siap Awasi Ekspor Pasir Laut

Ia juga menyoroti perlunya sinergi dengan pemerintah dan pihak swasta untuk menciptakan kebijakan yang berpihak kepada nelayan. “Arahan dari Ketua Umum HNSI sangat jelas. Kerja sama dengan perusahaan maupun pemerintah harus dimaksimalkan demi mendukung kehidupan nelayan,” tambah Distrawandi.

Ketua Umum DPP HNSI, Laksamana Purnawirawan Sumardjono, turut memberikan arahan kepada pengurus baru. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya laut di wilayah Kepulauan Riau. “Kepri memiliki potensi laut yang besar. Namun, ini membutuhkan pengelolaan yang cermat agar kekayaan laut dapat dinikmati nelayan secara berkelanjutan,” ujar Sumardjono.

Sumardjono juga menyoroti program ketahanan pangan nasional sebagai peluang besar bagi nelayan. “Hasil tangkapan nelayan bisa menjadi bagian dari dapur umum yang dibentuk pemerintah. Jika dikelola dengan baik, ini bisa meningkatkan kesejahteraan mereka,” tambahnya.

Baca: Ekspor Pasir Laut, Nelayan Kepri Desak Kejelasan Aturan Main

Pelantikan ini menjadi langkah awal HNSI Kepri dalam memperkuat posisi nelayan sebagai pilar utama ekonomi maritim. HNSI optimistis melalui kerja sama erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Kepulauan Riau dapat mewujudkan ekonomi biru yang berkelanjutan.

“Kami percaya, dengan kebijakan yang berpihak dan pengelolaan yang baik, masa depan nelayan Kepri akan jauh lebih sejahtera,” ujar Distrawandi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait