TANJUNGPINANG (gokepri.com) – Sembilan orang bakal calon DPD RI dapil Kepri sudah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri hingga hari ke-11 masa pendaftaran.
Anggota KPU Kepri Arison mengatakan Sembilan nama itu adalah Ria Saptarika, Hotman Hutapea, Gerry Yasid, Juanda, David Farel Subuea, Richard H. Pasaribu, Haripinto Tanuwidjaya, Stephane Gerald Martogi Siburia, dan Sirajuddin Nur.
“Semuanya sudah menyerahkan berkas pendaftaran ke kantor KPU,” ujarnya, Kamis 11 Mei 2023.
Baca Juga: 5 Berkas Pendaftaran Calon Anggota DPD RI Diterima KPU Kepri
Berkas pendaftaran 9 bakal calon anggota DPD RI ini sudah diterima KPU Kepri dan dinyatakan lengkap.
Arison mengatakan sejauh ini proses pendaftaran berjalan lancar. Arison mengatakan tahapan berikutnya yaitu verifikasi berkas pendaftaran bakal calon DPD.
“Verifikasi berkas dimulai tanggal 15 Mei sampai 23 Juni 2023,” kata Arison.
Proses verifikasi bertujuan memastikan kebasahan persyaratan masing-masing bakal calon DPD, sehingga jika ada berkas yang masih kurang atau salah akan dikembalikan kepada yang bersangkutan untuk diperbaiki.
“Kami teliti keabsahan berkas pendaftaran para bakal calon DPD RI,” ucap dia.
Salah seorang bakal calon legislative, Sirajudin Nur menyampaikan alasan maju sebagai bakal calon DPD RI karena ingin memperjuangkan isu-isu strategis daerah yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah di Kepri.
“Isu strategis daerah akan kita bawa ke pemerintah pusat guna dicarikan solusinya,” kata dia usai mendaftar di kantor KPU Kepri.
Persoalan strategis tersebut, di antaranya menyangkut kondisi pendidikan, kesehatan, kebudayaan, pertumbuhan ekonomi kerakyatan, hingga pemberdayaan masyarakat
Menurutnya, pendidikan di Kepri saat ini masih jauh dari kondisi ideal, karena terjadi kesenjangan dari segi kualitas maupun sarana dan prasarana pendidikan antardesa serta kota.
Demikian juga dengan tingkat kesenjangan perekonomian masyarakat desa dan kota. Pertumbuhan ekonomi masih menyasar pada kelompok atau golongan tertentu.
“Permasalahan ini saya kira bisa diatasi melalui lembaga DPD, sehingga akan terwujud pemerataan pembangunan dan kesejahteraan antar warga di desa maupun kota,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara









