Batam (gokepri.com) – Kebiasaan sehari-hari kadang tanpa disadari dapat memicu stres. Hal ini harus diketahui agar bisa mencari penyebab dan cara mengatasinya.
Data dari American Psychological Association(APA) menyebut bahwa generasi milenial lebih rentan mengalami stres dan kurang mampu mengendalikannya bila dibandingkan dengan generasi lain.
Stres diketahui dapat berakibat buruk bagi kesehatan mental serta berisiko terhadap jantung, migraine, pernapasan kronis dan masalah lainnya.
Baca Juga: Stres Berkepanjangan Bisa Jadi Penyebab Anak Depresi
Dilansir laman Hellosehat, berikut ini kebiasaan sehari-hari yang dapat memicu stres.
1. Makan tidak teratur
Pola makan yang teratur seperti melewatkan sarapan dapat menjadi pemicu stres, kebingungan, dan pusing. Kebiasaan ini juga berdampak negatif terhadap gula darah dan kesehatan secara umum.
Dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh juga dapat menimbulkan akibat yang sama, sebab pada dasarnya makanan dan minuman merupakan kebutuhan primer biologis.
Pola makan tidak teratur terbukti berpengaruh baik terhadap kondisi mental seseorang.
2. Kebiasaan tidur yang buruk
Kebiasaan tidur yang buruk seperti kurang tidur menjadi salah satu faktor utama penyumbang stres, kecemasan dan tidak produktif.
Penelitian oleh University of California menyebutkan kurangnya waktu tidur dapat berdampak pada bagian otak yang menimbulkan rasa cemas pada manusia.
Kurang tidur ini bisa disebabkan tidur terlalu malam, terlalu sibuk menggunakan laptop, ponsel, atau gadget lainnya sebelum tidur.
3. Duduk terlalu lama
Gaya hidup yang kurang aktif, seperti duduk terlalu lama di satu posisi, dapat menjadi pemicu cemas dan stres. Terlebih lagi bila Anda jarang berolahraga.
Tubuh perlu tetap bergerak agar seluruh fungsinya dapat berjalan dengan efektif. Jarang berolahraga dapat berdampak pada hormon stres dan hormon lainnya yang mengatur kondisi emosional Anda.
4. Terlalu sering jadi tempat curhat
Sebuah penelitian lama terbitan jurnal Personality And Individual Differences menyebutkan sesorang bisa mengalami stres jika terus-terusan menjadi tempat bagi orang lain yang mencurahkan perasaan dan emosinya.
Begitu pun jika curhat dilakukan dalam sebuah kelompok. Orang yang sedang curhat ternyata bisa menularkan kecemasannya pada kelompok tersebut.
5. Pemakaian ponsel
Dalam banyak konteks, memang ada banyak manfaat yang bisa kita capai dengan teknologi yang ditawarkan oleh ponsel. Sayangnya, teknologi tersebut juga membuat kita semakin rentan kecanduan gadget.
Penelitian oleh Baylor University pada 2014 menyatakan bahwa layar handphone sebagai pusat informasi dapat meningkatkan aktivitas sistem saraf. Peningkatan pada aktivitas sistem saraf dapat memicu rasa cemas yang berlebihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
***








