BATAM (gokepri.com) – Perayaan Tahun Baru Imlek merupakan momen untuk kumpul bersama orang-orang tecinta, termasuk keluarga, sahabat dan pasangan.
Setiap Imlek biasanya ada tradisi atau kebiasaan yang tidak pernah dilewatkan. Hal ini karena kebiasaan tersebut menjadi salah satu kebiasaan yang sudah turun temurun dan dilakukan sejak lama.
Dikutip dari keterangan pers yang dirilis Blibli, ada tiga hal yang tidak dilewatkan saat merayakan Tahun Baru Imlek.
Kuliner khas
Setiap Imlek, ada kuliner khas yang disajikan untuk keluarga, kerabat maupun sahabat yang berkunjung ke rumah.
Ada berbagai macam makanan khas Imlek yang biasanya ada, yaitu ikan, mi panjang, kue keranjang, pangsit serta jeruk.
Dekorasi rumah
Dekorasi rumah yang meriah dalam momen Imlek tidak pernah terlupa. Mulai dari mengecat rumah, memasang lampion, dan lain sebagainya.
Imlek tidak pernah lepas dari warna merah. Warna tersebut dipercaya sebagai pembawa kemakmuran, simbol keberuntungan dan mengusir hal-hal buruk.
Selain warna merah, di Tahun Kelinci Air ini ada beberapa warna yang dianggap membawa keberuntungan. Di antaranya azure blue (biru langit), apple green (hijau apel), imperial yellow (kuning kekaisaran), dan pearl white (putih mutiara).
Tak heran jika tahun ini, banyak rumah yang dicat atau dipadu padankan dengan warna-warna tersebut dengan tujuan menghadirkan keberuntungan.
Baju baru
Baju baru juga salah satu kebiasaan yang dilakukan banyak warga Tionghoa untuk menyambut Imlek. Baju baru menjadi salah satu penunjang penampilan saat berkumpul bersama keluarga, kerabat atau sahabat.
Ada banyak pilihan outfit yang biasanya dipilih dalam momen Imlek ini, ada yang seragam bersama keluarga dengan pakaian tradisional seperti cheongsam, changsan, hingga mengenakan batik, kemeja dan gaun.
Baca Juga: Perayaan Imlek di Nagoya Meriah dengan Pesta Kembang Api
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahmawati/Antara









