JAKARTA (gokepri) – Korban tewas kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Jumat malam mencapai 14 orang. Selain korban tewas, 28 orang mengalami luka bakar.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengungkapkan bahwa korban yang tewas dan terluka telah dievakuasi ke berbagai rumah sakit di Jakarta Utara antara lain RS Pelabuhan, RS Tugu, dan RS Mulya Sari. “Sampai saat ini tadi yang sudah kami evakuasi 14 yang meninggal dunia,” ujar Gidion di Jakarta.
Gidion menjelaskan warga terdampak berada di dua RW kelurahan Rawa Badak Selatan, Tanjung Priok. “Saat ini kami dengan TNI/Polri, kemudian dari pemadam kebakaran, semua stakeholder yang ada di Jakarta Utara ini fokus pada pemadaman api dan pencarian korban,” ujar Gideon.
Baca Juga: Depo Pertamina Plumpang Kebakaran Hebat, Warga Cium Aroma Bensin
Korban tewas kebakaran Plumpang sudah dievakuasi. Humas RSUD Koja Dewi Fitriani mengatakan bahwa mereka menerima 10 korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang dilarikan ke RSUD Koja. “Saat ini terdata dari jaga utama 10 korban, ya yang sudah masuk IGD. Kami akan memberikan info selanjutnya,” katanya saat dikonfirmasi.
Diketahui bahwa proses pemadaman depo Pertamina di Plumpang masih berlangsung oleh petugas. Gulkarmat DKI Jakarta menerjunkan 45 unit dan 225 personel Damkar untuk mengatasi kebakaran tersebut.
Banyak warga yang dievakuasi dari lokasi kebakaran dan dilarikan ke rumah sakit terdekat karena mengalami luka bakar yang serius dan gangguan pernapasan. Kepolisian dan TNI/Polri masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
Diberitakan,
Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara mengalami kebakaran hebat pada Jumat malam 3 Maret 2023.
Warga yang tinggal di dekat Komplek Depo Pertamina mencium aroma bensin yang menyengat sebelum terjadi kebakaran di Pipa Bensin Depo Pertamina Plumpang. “Ada bau bensin yang santer sebelum kejadian saat gue melintas,” kata Pandi Ahmad warga Koja, Jakarta Utara, Jumat. Berdasarkan informasi command center Damkar, sebuah pipa bensin Pertamina mengalami kebakaran hebat. Akibatnya, api dan asap besar terlihat membumbung tinggi hingga membuat langit di sekitarnya menjadi gelap karena tertutup asap hitam.
Insiden kebakaran pipa bahan bakar minyak milik Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara, terjadi pada Jumat malam (3/3), sekitar pukul 20.20 WIB.
Dalam publikasi Global Tank Storage, Integrated Terminal Jakarta dinilai sebagai terminal BBM terpenting di Indonesia karena menyuplai sekitar 20 persen kebutuhan BBM harian di Indonesia atau sekitar 25 persen dari total SPBU Pertamina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara









