Wisata Lagoi Terapkan Blue Pass, Siap Sambut Travel Bubble Bintan

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar.

Bintan (gokepri.com) – Kawasan wisata Lagoi siap melaksanakan travel bubble, meski tak kunjung ada kepastian. Kawasan ini telah menerapkan sistem blue pass sebagai persiapan jika pintu wisata ke Lagoi benar-benar dibuka nantinya.

Penerapan blue pass ini masih diberlakukan secara terbatas kepada para karyawan di kawasan wisata Lagoi. Alat yang menyerupai flash disc ini bisa mendeteksi secara akurat riwayat kontak seseorang dengan orang lain.

“(Blue Pass) sekarang baru diterapkan kepada karyawan Lagoi,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar, Minggu (26/9/2021).

Menurut Buralimar, sekitar seribu pekerja pariwisata di Lagoi sudah menerapkan sistem tracing Covid-19 melalui blue pass tersebut. Untuk pengadaan perantinya, pengelola Lagoi menggandeng BNPB.

Blue pass sukses dipakai di Singapura. Meski tanpa GPS, sistem blue pass akan merekam dan mengidentifikasi pemakainya saat berdekatan selama 10 menit, dalam jarak tiga meter.

Data rekaman itu, kemudian akan diunduh ke penyimpanan data. Jika suatu ketika pengguna terjangkit Covid-19, dengan cepat blue pass akan menginformasikan data siapa saja kontak erat (closed contact) pasien tersebut.

“Sistem serupa nantinya akan diterapkan ke pelancong WNA (warga negara asing) ke Lagoi. Sehingga mereka dapat terdeteksi, minimal kontak eratnya, jika terjadi kasus Covid-19 terhadap wisman berkunjung,” katanya. (wan)

Baca juga: Buralimar: Bintan dan Batam Pilot Project Travel Bubble

BAGIKAN