Warga Batam Bisa Cek Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun

Kasus TB Malaysia
Ilustrasi. Pasien berobat di pusat layanan kesehatan. Foto: Freepik.com

BATAM (gokepri) — Warga Batam punya “kado” di hari ulang tahun mereka mulai 2025. Dinas Kesehatan Kota Batam akan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang berulang tahun.

Inisiatif ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan mempermudah akses pemeriksaan rutin. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menjelaskan seluruh puskesmas telah diinstruksikan untuk melayani warga yang ingin memanfaatkan fasilitas pemeriksaan gratis ini.

“Program ini inisiatif pemerintah pusat yang kini disosialisasikan melalui surat edaran kementerian,” kata Didi di Batam, Selasa 7 Januari 2025. “Meski masih berupa surat edaran, puskesmas sudah siap melayani warga yang mengajukan medical check-up (MCU).”

HBRL

Didi berharap layanan ini mendorong warga lebih peduli pada kesehatan dan memanfaatkan fasilitas yang ada untuk menjaga kondisi tubuh tetap optimal. Program pemeriksaan kesehatan gratis ini, lanjut Didi, mencakup berbagai kelompok usia dengan jenis pemeriksaan yang disesuaikan.

Berikut Jenis Pemeriksaan Berdasarkan Usia:

1. Balita (0-4 tahun): Pemeriksaan fokus pada deteksi dini gangguan seperti hipotiroid kongenital, penyakit jantung bawaan kritis, hiperplasia adrenal kongenital, defisiensi G6PD, serta pemantauan tumbuh kembang, indera pendengaran dan penglihatan, kesehatan gigi dan mulut, talasemia, dan kondisi hati.

2. Remaja (7-17 tahun): Tersedia pemeriksaan indera pendengaran dan penglihatan, kesehatan gigi dan mulut, talasemia, anemia, obesitas, diabetes melitus, hipertensi, paru-paru, kesehatan jiwa, kebugaran, serta kondisi hati.

Dewasa: Layanan untuk dewasa terbagi dua kategori usia:

1. 18-39 tahun: Pemeriksaan mencakup indera pendengaran dan penglihatan, kesehatan gigi dan mulut, obesitas, diabetes melitus, hipertensi, faktor risiko jantung dan stroke, penyakit ginjal kronis, paru-paru, kesehatan jiwa, kebugaran, kanker payudara (bagi perempuan), kanker leher rahim (bagi perempuan), kesehatan hati, dan osteoporosis.

2. 40-59 tahun: Mendapatkan tambahan pemeriksaan kolesterol, faktor risiko stroke, kanker usus, dan kondisi geriatri.

3. Lansia (di atas 60 tahun): Tersedia pemeriksaan yang lebih komprehensif, meliputi obesitas, diabetes melitus, hipertensi, kolesterol, faktor risiko stroke dan jantung, penyakit ginjal kronis, paru-paru, kesehatan jiwa, kebugaran, kanker payudara (bagi perempuan), kanker leher rahim (bagi perempuan), kanker usus, kondisi geriatri, kesehatan hati, serta osteoporosis. ANTARA

Baca Juga:
Mulai 2025, Warga Berulang Tahun Bisa Cek Kesehatan Gratis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait