BATAM (gokepri) – Metra Dinata resmi memegang kendali pembangunan infrastruktur Batam mulai Jumat ini. Tugas perdananya mengeksekusi proyek jalan lingkar selatan yang sudah lama dinanti warga.
Metra dilantik oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, pada Jumat (6/2/2026), menggantikan Suhar yang kini bergeser menjadi Asisten Ekonomi dan Pembangunan. Estafet kepemimpinan di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DMBSDA) ini membawa beban besar, terutama dalam memuluskan konektivitas antara Sei Beduk dan Nongsa.
Pemko Batam merancang jalan sepanjang 9,94 kilometer dengan taksiran biaya mencapai Rp130,78 miliar. Karena skalanya yang besar, proyek ini bakal digarap sebagai proyek tahun jamak (multi-years) selama tiga tahun ke depan.
Baca Juga: Hari Pertama Menjabat, Kadis DLH Batam Langsung Diuji Kebakaran TPA Punggur
“Dalam waktu dekat, pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan Sei Beduk dan Nongsa akan dimulai,” ujar Metra usai pelantikan.
Menurutnya, jalur ini adalah solusi untuk memangkas waktu tempuh warga sekaligus mengurai benang kusut kemacetan yang kerap menghantui wilayah Sei Beduk.
Untuk mendanai proyek infrastruktur ini, Metra mengungkapkan tidak akan mengandalkan kantong daerah sendirian. Batam akan berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk menyokong anggaran tersebut. Ia yakin, jika infrastruktur ini rampung, pertumbuhan ekonomi di Batam bakal lebih merata.
Wali Kota Amsakar pun menitipkan pesan kepada Metra. Ia meminta jalan lingkar tersebut segera diwujudkan tanpa penundaan yang berarti. “Jalan ini harus bisa mengurai kemacetan di wilayah Sei Beduk,” tegas Amsakar.
Baca Juga: Amsakar Rombak Pejabat Pemko Batam, Dohar Jabat Kadis DLH dan Metra Dinata Kadis Bina Marga
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







