Batam (gokepri.com) – Gelembung Perjalanan atau Travel Bubble di Provinsi Kepri dan Singapura tergantung perkembangan kasus Covid-19 dan varian Omicron selama dua pekan ke depan.
Hal ini dikatakan oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad di Graha Kepri, Rabu, 12 Januari 2022.
Menurut, Ansar jika, kasus Covid-19 dan varian Omicron berkurang dalam dua pekan ke depan, maka pada 25 Januari 2022 dua kawasan wisata yakni Bintan Resort dan Nongsa Sensation sebagai Pilot Project Travel Bubble akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
“Kemungkinan dibukanya kembali pintu laut dan udara di Kepri ini untuk wisatawan. memang ada pertemuan antara presiden dengan Perdana Menteri Singapura membahas itu di Bintan antara kemenlu dengan kita (Kepri). Rencananya tanggal 25 Januari 2022 tapi lihat perkembangannya. Kita berharap itu bisa terwujud dan menjadi starting point bagi kita,” kata Ansar.
Mantan Bupati Bintan itu mengatakan, kondisi pariwisata di Kepri saat ini sangat memprihatinkan. Ia berharap ada angin segar dengan dibukanya Travel Buble di Kepri agar rencana yang telah dijalani setahun belakangan bisa terealisasi.
“Mudah-mudahan kondisi kita terus stabil kita jaga bersama dan singapura juga begitu,” katanya.
Ansar juga meminta agar ada kebijakan khusus jika nantinya travel bubble dibuka yakni aturan karantina selama 3 hari sesuai dengan pola karantina kawasan khususnya kawasan pilot project Bongsa dan Bintan.
“Karena long of stay tourist kita 3 – 4 hari,” katanya.
(penulis: engesti)









