Target Tracing dan Testing Covid-19 di Batam Masih Rendah

Penanganan Covid-19 di Kepri
Tenaga medis RSUD Kepri, Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang melakukan tracing terhadap warga yang terkontak erat dengan pengidap virus COVID-19 beberapa waktu lalu. Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Selasa (6/7) mengatakan, pemerintah Provinsi Kepri akan terus melaksanakan evaluasi terkait pelaksanaan tracing dan testing kepada masyarakat guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri. (foto: Kominfo Kepri)

Jakarta (gokepri.com) – Pelacakan (tracing) dan tes (testing) kasus Covid-19 adalah bagian penting dalam mengendalikan laju penularan di masyarakat. Namun, hal itu sering tidak konsisten dilakukan dan jumlah pemeriksaan yang dilaporkan cenderung menurun.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, menyebutkan capaian tracing dan testing Covid-19 pada daerah PPKM Level 4 masih rendah, meski secara nasional mengalami peningkatan.

“Secara nasional jumlah testing nasional meningkat. Namun khusus capaian target tracing dan testing di daerah PPKM level 4 masih rendah,” kata Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Siti mengungkapkan, terdapat penurunan tracing dan testing selama tiga hari kebelakang. Bahkan, hanya terdapat lima provinsi yang memenuhi target pemerintah.

“Tiga hari terakhir hanya lima kabupaten/kota yang mencapai target di atas 90 persen. Yaitu Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Selatan, Kota Surakarta, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Siti juga mengungkapkan adanya data positivity rate di atas 5 persen. Hal tersebut menunjukkan adanya penularan yang luas di masyarakat.

Baca juga: Tracing Diperkuat, Vaksinasi Dipercepat

Merujuk pada hal tersebut, Siti mengimbau seluruh daerah untuk memaksimalkan penemuan kasus dengan meningkatkan tracing. Lebih lanjut hal tersebut nantinya dapat memisahkan kasus terkonfirmasi positif dengan orang-orang yang sehat.

“Dengan itu kita bisa memutus rantai penularan Covid-19 di Indonesia,” katanya. (wan)

BAGIKAN