Tanggapan CIMB soal Dugaan Penyalahgunaan Dana Rekening Nasabah di Batam

laba cimb niaga 2024
Ilustrasi. Petugas pelayanan Bank CIMB Niaga siap melayani nasabah. Foto: Dok. CIMB Niaga

BATAM (gokepri) — PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menyampaikan keprihatinan atas dugaan penyalahgunaan dana di rekening salah satu nasabahnya di Batam. Kasus tersebut kini menjadi perhatian setelah dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

Corporate Communications Head CIMB Niaga, Hery Kurniawan, menyatakan pihak bank memahami ketidaknyamanan yang dialami nasabah terkait dugaan hilangnya dana tersebut.

“Kami menyampaikan rasa prihatin atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah kami di Batam. Hal ini berkaitan dengan dugaan adanya penyalahgunaan dana di rekening milik nasabah tersebut,” ujar Hery dalam keterangan tertulisnya yang diterima gokepri, Jumat 27 Februari 2026.

HBRL

Baca Juga: Apresiasi Nasabah di Batam, CIMB Niaga Hadirkan Mini Konser dan Ngobrol Bisnis

CIMB Niaga menegaskan tetap berkomitmen menjaga kepercayaan nasabah dengan menjalankan operasional sesuai ketentuan dan prinsip tata kelola yang baik.

“Kami selalu menjunjung tinggi komitmen dan pelayanan yang berkualitas untuk menjaga kepercayaan nasabah sesuai peraturan yang berlaku, serta menerapkan tata kelola usaha yang baik dalam menjalankan kegiatan operasional,” katanya.

Seiring dengan perkembangan kasus tersebut, CIMB Niaga juga mengingatkan nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan saat bertransaksi secara digital. Bank mengimbau agar akses layanan hanya dilakukan melalui kanal resmi dan kredensial perbankan dijaga kerahasiaannya.

“Kami senantiasa mengimbau kepada seluruh nasabah untuk selalu menjaga keamanan dalam bertransaksi di platform digital, dengan mengakses layanan Bank melalui platform resmi, menjaga kerahasiaan kredensial, dan memastikan penggunaannya sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” ujar Hery.

Penjelasan Polda Kepri

Sebelumnya diberitakan, uang sebesar Rp4,3 miliar dilaporkan hilang dari rekening sebuah perusahaan ternama di Kota Batam. Polda Kepulauan Riau menyelidiki dugaan kejahatan siber terkait kasus tersebut.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Arif Mahari mengatakan laporan diterima dari salah satu pengusaha yang mengaku dana perusahaannya raib dari rekening bank swasta di Batam.

“Kami menerima laporan dan saat ini masih mendalami. Dana perusahaan sebesar Rp4,3 miliar hilang dari rekening,” kata Arif di Mapolda Kepri, Kamis 26 Februari 2026.

Menurut dia, dana tersebut hilang tanpa adanya transaksi maupun persetujuan pemindahan atas nama perusahaan.

Terkait laporan itu, Bank CIMB Niaga telah menyurati Polda Kepri. Penyidik kini melengkapi berkas penyidikan dan akan meminta klarifikasi kepada pihak bank.

“Kami akan berkirim surat untuk meminta penjelasan dari bank yang bersangkutan,” ujarnya.

Selain itu, penyidik telah meminta keterangan dari pelapor dan mulai menelusuri kemungkinan modus serta pihak yang terlibat. Polisi belum mengungkap identitas pengusaha maupun nama perusahaan.

“Masih kami dalami. Untuk nama pengusaha dan perusahaannya belum bisa kami sampaikan. Beri kami waktu untuk mengusutnya,” kata Arif.

Baca Juga: Kinerja Moncer, CIMB Niaga Raup Laba Rp8,7 Triliun di 2024

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait