Syukuran Jelang Satu Tahun Kepemimpinan, Nizar-Neko Paparkan Pembangunan 2022

Neko Wesha
Muhammad Nizar-Neko Wesha Pawelloy menghadiri syukuran jelang satu tahun kepemimpinannya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lingga. Syukuran berlangsung di Implasemen Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Kamis 6 Januari 2022 malam. (foto: gokepri/Tambunan)

Lingga (gokepri.com) – Muhammad Nizar-Neko Wesha Pawelloy menghadiri syukuran jelang satu tahun kepemimpinannya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lingga. Syukuran berlangsung di Implasemen Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Kamis 6 Januari 2022 malam.

Ketua panitia pelaksana kegiatan refleksi sekaligus ketua Tim pemenangan Nizar-Neko, Rudi Purwonugroho mengatakan syukuran merupakan bentuk kepedulian terhadap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lingga yang diinisiasi tim pemenangan.

“Kami berharap kepada Tim Pemenangan, Nizar-Neko mulai hari ini tidak ada lagi yang mengatasnamakan tim sukses untuk kepentingan pribadi. Sudah saatnya kita bersatu untuk mendukung pemerintahan Nizar-Neko. Mereka adalah pemimpin masyarakat seluruh Kabupaten Lingga,” ujar Rudi.

HBRL

Bupati Lingga juga berterima kasih dengan terlaksananya syukuran. “Ini adalah salah satu cara kita untuk tetap silaturahmi. Dalam perjalanan sebelum satu tahun pemerintahan kami, masih banyak pembangunan yang belum terealisasi. Itu semua bukan atas kehendak kami, namun ini disebabkan anggaran yang tidak mencukupi yang diakibatkan adanya pemotongan anggaran penangan Covid-19,” papar Nizar.

Namun Pada 2022, Pemerintah Kabupaten Lingga akan melakukan penataan wajah Kota Dabo Singkep. Kegiatan penataan dimulai dengan membuat titik 0 kota di Taman Kota Dabo Singkep.

Selanjutnya penataan jalan dan trotoar di sekitar jalan taman menuju eks perkantoran PT Timah (Implasemen) hingga mengubah arus jalan menjadi satu untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat melintas di pusat ekonomi Kabupaten Lingga ini.

“Terkait program pembangunan Kabupaten Lingga ini, khususnya penataan Kota Dabo terlebih dulu kami adakan Forum Diskusi Grup (FDG) di Gedung daerah Dabo Singkep untuk menampung aspirasi masyarakat, sesuai dengan keinginan masyarakat,” ujar Nizar.

Sumber anggaran penataan taman kota Dabo Singkep ini berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp2 miliar dan dana APBD Lingga untuk penataan drainase sebesar Rp1 miliar.

“Nanti juga dibangun trotoar untuk pejalan kaki,” ucapnya.

Dalam pidatonya Nizar didampingi Wakil Bupati Linga, Neko Wesha Pawello juga memaparkan capaian satu tahun Pemerintahan Nizar-Neko dalam membangun daerah yang berjuluk Bunda Tanah Melayu ini.

“Meski masih ada yang belum terealisasi tapi secara umum program pembangunan tahun 2021 berjalan sesuai harapan. Tahun 2022 ini kami berharap dukungan dari semua pihak untuk lebih maksimal memnjalankan program. Dalam melakukan pembangunan tidak dapat kami lakukan tanpa dukungan dari masyarakat, ” kata dia.

Sementara itu Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, mengaku sebagai abdi masyarakat ia bersama Bupati Lingga akan terus berupaya meningkatkan pelayanan.

“Salah satu yang dilakukan adalah dengan meningkatkan kedisplinan kerja para pegawai,” ujarnya.

Untuk meningkatkan kedisipilinan pegawai, sambung Neko, ia tidak bosan bosan melakukan inspeksi ke seluruh OPD di Kabupaten Lingga.

“Tidak hanya untuk melihat kedisiplinan, Sidak juga untuk melihat bagaimana pelayanan dilakukan oleh OPD yang langsung melayani masyarakat,” kata dia. (Penulis: Tambunan)

 

Pos terkait