Sudah Sepakat Malah Ingkar, Taksi Online dan Pangkalan Bentrok

Taksi online dan taksi pangkalan di Bandara bentrok di kawasan Bandara Hang Nadim Batam, Minggu 26 Juni 2023 malam. Foto: Gokepri.com/Engesti

Batam (gokepri.com) – Bentrok antara taksi online dan pangkalan (taksi bandara) kembali terjadi di Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu 25 Juli sore hingga malam.

Bentrok antara kedua belah pihak ini terjadi akibat titik jemput penumpang yang tidak sesuai dengan hasil kesepakatan. Akibat Bentrok itu arus lalu lintas di sekitar Bandara Internasional Hang Nadim lumpuh

Titik jemput yang disepakati dekat jalan masuk ke kargo baru bandara atau di samping kanan Masjid Tanjak.

HBRL

Baca Juga: Titik Jemput di Masjid Tanjak, Jalan Tengah Taksi Daring di Hang Nadim

Sebagai penanda, dipasang spanduk selebar 4 x 1 meter. Namun spanduk itu dicopot dan ganti dengan plang penjemputan yang lokasinya tidak sesuai dengan kesepakatan.

“Sudah ada kesepakatan bahwa titik jemput di pintu keluar kargo. Kami minta copot plang titik penjemputan itu. Itu tidak sesuai dan dipasang tanpa sepengetahuan kami,” kata Ketua Solidaritas Taksi Online Batam Feriandi, Minggu 25 Juli 2023.

Ia menilai, tindakan yang dilakukan oleh para taksi Bandara tidak memihak terhadap pengemudi taksi online di Batam. Tak jarang, para pengemudi taksi online harus beradu argumen ketika ingin menjemput penumpang.

“Sudah ada kesepakatan beberapa waktu lalu. Tapi kenapa tidak dijalankan gitu loh,” kata dia.

Pihaknya juga menyayangkan aksi arogan para pengemudi taksi konvensional yang telah semena-mena terhadap para pengemudi taksi online.

“Rekan kami ada yang dipukul. Tentu kami tidak terima,” kata dia.

Sementara koordinator Taksi dan Potter Bandara Hang Nadim, Rusmini mengaku sudah menentukan titik penjemputan sesuai dengan hasil kesepakatan. Pihak taksi bandara memasang plang untuk titik penjemputan taksi online.

“Sudah sesuai kok. Lokasinya titik jemputnya kami pasangkan plang jangan sampai mereka melebihi batas jemput atau ngetem di sini. Tapi mereka tidak terima,” kata dia.

Sementara Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto mengatakan akan melakukan mediasi kedua belah pihak yang berkonflik. Ia meminta agar kedua belah pihak bisa menjaga kondusifitas di kota Batam.

“Kami akan lakukan mediasi besok. Agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” kata dia singkat.

Sebelumnya, Polemik moda transportasi taksi di area Bandara Hang Nadim Batam sedikit menemui titik terang. Kedua belah pihak yang berkonflik sudah duduk bersama dan mendapatkan kesepakatan.

Kesepakatan titik penjemputan itu berada di pintu keluar kargo baru. Pintu keluar kargo berlokasi tak jauh dari Masjid Tanjak yang berada di kawasan itu. Kedua pihak yang melanggar kesepakatan tersebut, akan dikenakan sanksi tegas.

Dirut PT BIB, Pikri Ilham beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya selalu mencari terobosan tanpa menimbulkan ke kisruhan.

Ia mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap layanan taksi online ini tidak bisa dihindari

“Sebab polemik ini sudah klasik yang sudah panjang , kami (BIB) ingin menjembatani agar saling memahami dan mediasi antara kedua belah pihak sehingga taksi online ini  bisa di terima di Bandara,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait