Stok Beras di Tanjungpinang Dipastikan Cukup hingga Akhir Tahun

Wakil Wali Kota Tanjungpinang memastikan cadangan pangan warga Tanjungpinang aman hingga akhir tahun beberapa waktu lalu. Foto: Diskominfo Tanjungpinang.

Tanjungpinang (gokepri.com) – Stok beras untuk masyarakat di Tanjungpinang dipastikan cukup hingga akhir tahun. Hal itu diungkapkan oleh pihak Perusahaan Umum Badan Logistik (Perum Bulog) Subdrive Tanjungpinang.

Asisten Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog Tanjungpinang, Halim Lubis, mengatakan, saat ini terdapat 830 ton beras medium di gudang Bulog Tanjungpinang.

Namun demikian dalam waktu dekat pihaknya akan kembali mendatangkan 1.500 ton beras medium lagi.

HBRL

Baca Juga: Bantuan Pangan untuk 8.024 KPM di Tanjungpinang Mulai Disalurkan

“Untuk menjaga ketahanan stok sampai akhir tahun,” kata Halim Lubis, Rab 16 Agustus 2023.

Ia mengatakan ketersediaan beras medium yang cukup merupakan komitmen Perum Bulog dalam rangka melaksanakan program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) bagi masyarakat.

Sementaa itu terkait harga jual beras medium, ia memastikan harganya saat ini masih stabil alias tidak ada kenaikan.

Untuk harga up gudang sebesar Rp8.600 per kilogram. Kemudian di tingkat pengecer, harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp9.950 per kilogram.

“Kalau pun ada kenaikan harga beras di pasaran. Itu merupakan beras jenis premium, bukan medium,” ujarnya.

Ia mengakui di Kota Tanjungpinang, dalam beberapa hari terakhir memang terjadi kenaikan harga beras premium di pasaran.

Sebagai contoh, harga beras merek gajah merah naik Rp500 per kilogram, yaitu dari Rp14.000 menjadi Rp15.000 per kilogram.

“Kenaikan biasanya terjadi karena ada peningkatan biaya operasional di tingkat distributor,” kata Halim Lubis.

Halim mengatakan untuk distribusi beras di wilayah kerja Bulog Tanjungpinang yang notabene daerah kepulauan itu sejauh ini berjalan aman dan lancar.

Wilayah kerja Bulog Subdivre Tanjungpinang meliputi Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, Kabupaten Natuna dan Kabupaten Anambas.

Tidak hanya stok beras, Halim mengatakan stok daging beku di gudang Bulog Tanjungpinang juga masih cukup. Saat ini ada 3,7 ton daging sapi beku di gudang tersebut.

Untuk harga daging masih bertahan di angka Rp78 ribu per kilogram up gudang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

Pos terkait