Solusi untuk Atasi Krisis Air Putra Jaya Tanjung Uncang

krisis air batam
Walikota Batam ex officio Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berdialog dengan massa aksi unjuk rasa di depan Kantor BP Batam, 18 September. Foto: BP Batam

BATAM (gokepri) – Selain membangun instalasi pengolahan air, BP Batam dan PT Air Batam Hilir (ABHi) mengupayakan peningkatan suplai air bersih untuk warga Perumahan Putra Jaya, Tanjung Uncang. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi optimalisasi valve, pembangunan ground tank, dan pemasangan Mini Booster Pump.

Direktur BU SPAM, Denny Tondano, menjelaskan pihaknya bersama PT ABHi tengah melakukan berbagai langkah teknis untuk mengoptimalkan suplai air ke Putra Jaya.

Pertama, dilakukan optimalisasi pengaturan valve di seluruh jalur suplai menuju Perumahan Putra Jaya. “Ini akan meningkatkan suplai air ke Putra Jaya dan mengurangi gangguan di daerah lain,” kata Denny.

HBRL

Kedua, pembangunan fasilitas fisik untuk mempercepat peningkatan suplai air ke Putra Jaya. “Tim sedang memasang ground tank dengan kapasitas 12 m³, yang akan selesai dalam waktu dekat,” jelasnya.

Ketiga, merancang sistem Mini Booster Pump di ujung pipa distribusi utama DN500mm Putra Jaya. Selain itu, ABHi juga menambah pengiriman mobil tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga sementara waktu.

“Langkah-langkah ini diambil agar warga Putra Jaya segera mendapatkan pasokan air bersih yang mencukupi,” tambah Denny.

Direktur PT ABHi, Mujiaman Sukirno, menyatakan pihaknya berkomitmen penuh bersama pemerintah untuk menyelesaikan masalah air di Putra Jaya secepat mungkin.

Saat berdialog dengan warga, Mujiaman, menjelaskan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, PT ABHi dan SPAM Batam telah memulai pemasangan mini booster pump guna meningkatkan aliran air ke seluruh cluster di Perumahan Putra Jaya.

“Pemasangan ini direncanakan selesai pada Selasa (24/9/2024). Selama proses pemasangan, air akan mengalir dari pukul 21.00 hingga 05.00 WIB,” jelas Mujiaman.

krisis air batam
Foto: BP Batam

Sebagai solusi jangka panjang, Mujiaman dan timnya akan membangun Water Treatment Plant (WTP) di Waduk Tembesi dan Duriangkang, yang dijadwalkan rampung pada Desember 2024.

“Begitu WTP ini selesai pada bulan Desember, kebutuhan air bersih di area Tanjung Uncang akan terpenuhi secara menyeluruh,” ujar Mujiaman.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi komitmen PT ABHi dalam menyediakan solusi tersebut. Namun, ia menekankan pentingnya penyelesaian pemasangan mini booster dan pembangunan WTP sesuai tenggat waktu yang telah disepakati dengan warga.

“Saya juga meminta agar warga menjaga keamanan dan ketertiban selama proses penyelesaian distribusi air berlangsung,” tambah Rudi. “Jangan ragu untuk memberi informasi kepada saya agar kita dapat bersama-sama mengawasi proses pemasangan mini booster yang sedang berjalan,” pesan Muhammad Rudi.

Peninjauan Kepala BP Batam

krisis air batam
Kepala BP Batam Muhammad Rudi meninjau lokasi pemasangan Mini Booster Pump di Perumahan Putra Jaya, Tanjung Uncang, Rabu (18/9/2024). Foto: BP Batam

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, meninjau lokasi pemasangan Mini Booster Pump di Perumahan Putra Jaya, Tanjung Uncang, Rabu (18/9/2024). Langkah ini merupakan bagian dari upaya Rudi untuk mengatasi masalah air yang selama ini dikeluhkan oleh warga Putra Jaya.

“Kita bersyukur hari ini sudah ada solusinya. Saya akan memastikan pemasangan booster ini selesai tepat waktu,” ujar Rudi di hadapan ribuan warga.

Baca: Perbaikan Pipa Dipercepat, Warga Tanjung Uncang Segera Nikmati Air Bersih

Rudi juga meminta SPAM BP Batam dan PT Air Batam Hilir (ABHi) untuk mempercepat penyelesaian proyek tersebut, dan mengajak masyarakat turut mengawasi proses pengerjaan. “Seharusnya alat ini selesai dalam dua minggu, tapi saya minta agar bisa diselesaikan dalam seminggu,” tambahnya.

Tujuannya adalah memastikan distribusi air di Perumahan Putra Jaya berjalan merata, terutama setelah menerima banyak keluhan dari warga yang melakukan aksi ke Kantor BP Batam. “Saya minta kita semua menjaga kekompakan dan melaporkan jika ada kendala agar bisa segera ditangani,” tutup Rudi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait