SMAN 1 Batam Terima 468 Siswa, Orang Tua Banyak Keluhkan Jalur Zonasi

PPDB SMAN 1 Batam
SMAN 1 Batam. Foto: Gokepri.com/Engesti

BATAM (gokepri.com) – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Batam hanya menerima 468 peserta didik dari jalur afirmasi, perpindahan orang tua, prestasi dan zonasi.

Ketua PPDB SMAN 1 Sekupang, Ida Royani mengatakan, formasi daya tampung ini untuk mengisi 13 rombongan belajar (rombel) yang telah disediakan. Satu rombel berisi 36 peserta didik.

“Jadi total ada 468 siswa yang kami terima,” kata dia, kemarin.

HBRL

Baca Juga: SMAN 1 Batam Buka PPDB Jalur Afirmasi, Prestasi dan Perpindahan

Ia menjelaskan, SMAN 1 Batam sudah menerima 370 peserta didik jalur zonasi dan sisanya jalur, prestasi, afirmasi dan perpindahan orang tua.

“Masih ada sisa di jalur afirmasi dan prestasi, jadi yang zonasi bisa masuk ke sana karena banyak sisanya,” kata dia.

Sejauh ini SMAN 1 Batam masih membuka ruang pengaduan bagi orang tua yang tidak puas dengan hasil PPDB.

“Tentu kami masih layani. Tapi untuk mengubah hasil. Kalau tidak ada arahan dari dinas atau atasan kami tidak bisa ubah juga,” kata dia.

Berdasarkan catatan Ida, yang paling banyak melakukan pengaduan adalah wali murid yang tidak dapat memasukkan anaknya melalui jalur zonasi karena permasalahan kartu keluarga (KK).

Kata dia, banyak wali murid yang mengaku, sudah tinggal lama di kawasan SMAN 1 Batam tapi tidak melalui pindah KK. Sementara kasus lainnya, wali murid baru mengurus KK. Sehingga secara aturan petunjuk teknis tidak masuk dalam kategori peserta didik yang bisa masuk ke dalam jalur zonasi.

“Kalau usia KK belum dua tahun tidak bisa sesuai aturan. Kami juga tidak menerima surat domisili,” kata dia.

Pihaknya mengaku permasalahan tersebut sering terjadi namun pihaknya sebagai operator tidak dapat berbuat banyak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait