Siswa Baru SMAN 2 Batam Antusias Ikuti MPLS

Siswa baru SMAN 2 Batam antusias mengikuti MPLS hari ketiga, Rabu (17/7/2024). Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

Batam (gokepri.com) – Senyum antusias menghiasi wajah para siswa baru Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Batam saat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari ketiga, Rabu, 17 Juli 2024.

Kepala SMAN 2 Batam, Ade Karnesyah mengatakan, MPLS ini bertujuan untuk menyambut 131 siswa yang diterima pada tahun ajaran baru 2024 – 2025. Menurutnya, MPLS penting dilaksanakan untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada para siswa baru.

“Karena ini adalah kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, berarti ada beberapa hal yang terkait dengan sekolah kami kenalkan dengan anak-anak,” kata Ade.

HBRL

Baca Juga: Nuryanto Minta MPLS Menghindari Perundungan Siswa Baru

Dalam kegiatan MPLS, siswa dikenalkan dengan kurikulum merdeka yang digunakan oleh sekolah. Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman mengenai tata tertib sekolah, mengenal guru-guru, struktur organisasi sekolah, serta fasilitas-fasilitas yang ada seperti ruang belajar, mushala, dan kantin.

Selain pengenalan lingkungan sekolah, Ade menjelaskan bahwa terdapat berbagai materi penting yang disampaikan kepada siswa baru.

“Misalnya, sosialisasi anti narkoba, anti pergaulan bebas, kedisiplinan. Kami juga mengundang Koramil, Polsek, BNN, dan lainnya,” ujarnya.

Ade menambahkan dalam era digital saat ini, penting bagi siswa untuk menggunakan media sosial dengan bijak. Oleh karena itu, tim dari media Gokepri.com diundang untuk memberikan sosialisasi tentang penggunaan media sosial yang sehat.

Materi tentang ketahanan nasional dari Lemhanas, kesehatan remaja dari puskesmas, dan perlindungan terhadap perundungan dari KPAI juga disampaikan selama MPLS.

Harapan dari pelaksanaan MPLS ini, menurut Ade, adalah agar siswa-siswa baru dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan sekolah, baik dengan guru, teman-teman, maupun kakak kelas mereka.

“Dengan begitu, ketika memasuki pembelajaran, anak-anak sudah merasa nyaman, bisa menyesuaikan diri, dan memiliki wawasan terkait materi yang disampaikan di MPLS,” tuturnya.

Ade juga menekankan pentingnya mencegah perilaku perundungan dan menjauhkan siswa dari hal-hal yang berbau zat adiktif seperti narkoba, agar mereka dapat belajar dengan efektif dan merasa aman di lingkungan sekolah.

“Agar anak-anak tidak melakukan perundungan, agar anak-anak bisa menjauhi hal-hal yang berbau zat adiktif seperti narkoba. Kemudian agar anak-anak bisa aman, merasa nyaman sehingga mereka bisa belajar dengan efektif,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi

Pos terkait