Singapura Tambah Dua Kapal Selam Buatan Jerman

Kapal selam Singapura
Peluncuran kapal selam kelas Invincible milik Singapura yang dibuat di Jerman. Foto: Lianhe Zaobao/The Straits Times

KIEL, JERMAN (gokepri.com) – Angkatan Laut Singapura meluncurkan dua kapal selam yang diproduksi di Jerman. Dilengkapi teknologi terbaru dari kelas Invincible.

Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong sudah melakukan kunjungan resmi dua hari ke Jerman mulai Senin 12 Desember 2022. Ia sekaligus akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Uni Eropa di Belgia pada Rabu 14 Desember 2022. Lee bertemu dengan Kanselir Federal Olaf Scholz di Kiel, sebuah kota pelabuhan di bagian utara Jerman.

PM Singapura Lee Hsien Loong mengatakan kapal selam tersebut menandai dimulainya fase baru pengembangan kapal selam dengan kelas Invincible setelah lebih dari dua dekade Singapura meluncurkan kapal selam pertamanya. Singapura sebelumnya memiliki kapal selam Swedia yang dibuat pada era 1960-an.

Dua kapal selam terbaru Singapura bernama Impeccable dan Illustrious. Kapal selam baru ini dilengkapi dengan kemampuan yang ditingkatkan secara signifikan dan akan menggantikan kapal selam kelas Archer dan Challenger saat ini, yang telah dioperasikan RSN selama lebih dari dua dekade.

Peluncuran berlangsung di galangan kapal Thyssenkrupp Marine Systems (TKMS) di kota pelabuhan Kiel. “Kapal selam yang dirancang khusus ini akan membawa kemampuan modern dan canggih ke RSN (Republic of Singapura Navy),” kata PM Singapura saat seremoni peluncuran kapal selam di Jerman, Selasa 13 Desember 2022, dikutip dari The Straits Times.

Ilmuwan dan insinyur pertahanan Singapura telah bekerja sama dengan pabrikan, TKMS, untuk memodifikasi kapal selam yang disebut Tipe 214 dan menyesuaikan sistem di kapal agar sesuai dengan kebutuhan Singapura. Modifikasi termasuk sistem penggerak kemudi baru untuk manuver presisi tinggi di perairan dangkal Singapura, dan penyesuaian ergonomis untuk rangka kapal selam RSN yang lebih kecil.

“Karena kami mengambil langkah besar untuk merancang kapal selam kami secara khusus. (Kapal selam) telah diklasifikasikan sebagai tipe mereka sendiri – Type 218SG. Dibuat di Jerman, tetapi khasnya Singapura, ” katanya. “Sebagai negara maritim, Singapura sangat bergantung pada pergerakan barang yang bebas dan tanpa hambatan melintasi laut untuk kemakmuran dan kelangsungan hidupnya, kata PM Lee.

Kapal selam Singapura
Peluncuran kapal selam kelas Invincible milik Singapura yang dibuat di Jerman. Foto: Lianhe Zaobao/The Straits Times

RSN, lanjut PM Lee, memiliki misi penting untuk menjaga jalur komunikasi laut negara tetap terbuka. “Kapal selam memberi RSN kemampuan tambahan untuk memenuhi peran ini.” PM Lee menggambarkan Singapura dan Jerman sebagai mitra yang memiliki pemikiran yang sama, dengan ikatan antar-warga yang erat dan kerja sama yang kuat di banyak bidang.

Hubungan pertahanan antara Singapura dan Jerman hangat dan berkembang, berlabuh pada Perjanjian Kerjasama Pertahanan yang didirikan pada tahun 2005 dan ditingkatkan pada tahun 2018. Keterlibatan angkatan laut Singapura dan Jerman telah berkembang, termasuk melalui program afiliasi kapal selam yang baru dibentuk untuk berbagi profesional. “Kolaborasi kami dalam kemampuan strategis ini menggarisbawahi kedalaman kemitraan kami dan kepercayaan antara angkatan laut dan industri pertahanan kami,” kata PM Lee.

Para pejabat yang hadir saat peluncuran termasuk Menteri Pertahanan Ng Eng Hen, Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan, kepala angkatan laut dari Jerman dan Singapura, pejabat pertahanan senior lainnya dan perwakilan TKMS.

Kunjungan PM Lee ke Jerman dilakukan tak lama setelah Scholz melakukan kunjungan resmi serupa ke Singapura pada November. Dalam kunjungan saat itu, kedua pemimpin sepakat untuk memperdalam hubungan kerja sama kedua negara melalui peta jalan kerja sama yang diperbarui guna mempererat kemitraan bilateral.

Bidang kerja sama dalam deklarasi bersama termasuk bidang tradisional seperti pertahanan, pendidikan dan ekonomi, serta yang lebih baru seperti energi terbarukan dan aksi iklim. Pada Rabu-nya, PM Lee akan menghadiri KTT Peringatan ASEAN-UE di Brussels, Belgia. KTT tersebut akan diketuai bersama oleh Presiden Dewan Eropa Charles Michel, dan Ketua ASEAN 2022, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen.

“KTT tersebut menandai 45 tahun hubungan dialog ASEAN-Uni Eropa dan merupakan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk membahas cara-cara untuk lebih memperdalam hubungan antara kedua blok tersebut,” kata PMO.

Ini adalah KTT ASEAN-Uni Eropa pertama yang melibatkan para pemimpin negara-negara anggota Asean dan Uni Eropa. KTT tersebut juga akan mengakhiri tahun yang sibuk bagi ASEAN, yang telah mengadakan beberapa pertemuan tatap muka dengan mitra utamanya setelah pencabutan langkah-langkah Covid-19 di kawasan dan di seluruh dunia.

Jerman merupakan mitra dagang terbesar Singapura di UE. Pada 2021, perdagangan barang bilateral mencapai 23,4 miliar dolar Singapura, terhitung hampir 23 persen dari total perdagangan barang Singapura dengan Uni Eropa.

Baca Juga: Indonesia Surplus Produksi Telur dan Ayam, Ancang-Ancang Ekspor ke Singapura

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Candra Gunawan
Sumber: The Straits Times, Channel News Asia