Sekolah di Belakangpadang Ditutup karena Siswa Terpapar Covid-19

sekolah tatap muka batam
Murid SD di Belakangpadang, Kota Batam, menjalani protokol kesehatan sebelum masuk kelas, Senin (4/1/2021). (foto: gokepri/ard)

Batam (Gokepri.com) – Pemerintah Kota Batam menghentikan kegiatan belajar tatap muka di satu sekolah yang berlokasi di Belakangpadang karena seorang siswanya positif Covid-19.

“Di Pulau Belakangpadang, ada siswa positif COVID-19, saya rekomendasikan tutup 10 hari sebagai upaya memutus mata rantai penularan virus corona,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, Senin (29/3/2021).

Secara terpisah, Camat Belakangpadang Yudi Admaji membenarkan satu sekolah terpaksa ditutup karena seorang siswanya terpapar virus corona.

HBRL

“Iya, SMP 1. Status Kecamatan Belakangpadang menjadi zona kuning COVID-19,” kata Yudi.

SMP 1 Belakangpadang ditutup selama 10 hari mulai 24 Maret hingga 2 April 2021.

Penutupan sekolah, kata dia, hanya berlaku untuk yang terdapat kasus COVID-19 saja. Sekolah lain di pulau penyangga itu tetap buka untuk belajar tatap muka.

“Sejauh ini siswa lain belum ada keluhan, mudah-mudahan tidak ada lagi,” kata dia.

Sementara itu, hingga Senin malam, tercatat 149 orang masih dirawat di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Batam karena terpapar virus corona.

Satuan Tugas COVID-19 Kota Batam mencatat total positif COVID-19 sebanyak 6.129 orang, sebanyak 5.825 orang dinyatakan sembuh, dan 155 orang meninggal.

“Tingkat kesembuhan 95,04 persen, tingkat kematian 2,529 persen dan tingkat kasus aktif 2,432 persen,” kata Didi. (Can/ant)

|Baca Juga: Siswa Terpapar Covid-19, Belajar Tatap Muka SMPN 43 Batam Dihentikan

Pos terkait