
Gunawan menambahkan masih banyak layanan pemerintah yang belum tersentuh digitalisasi. Maka itu, dia melihat Gojek dapat hadir di ranah itu untuk melayani pembayaran pajak atau layanan administrasi pemerintah lainnya.
“Saya yakin Gojek dapat menjadi di platform penyedia seluruh layanan digital masyarakat atau one stop living solution yang komprehensif, tangguh, dan kuat,” katanya.
Baca Juga:
Gojek harus terus berinovasi hingga menjadi salah satu perusahaan raksasa kebanggaan Indonesia. Dengan melakukan kajian terkait kebutuhan masyarakat sehingga masyarakat tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga dapat berdampingan dengan aplikasi yang dapat menyediakan kebutuhan layanan digital yang komprehensif.
Selain itu, lanjut Gunawan, di usianya yang satu dekade, Gojek tidak perlu lagi melakukan strategi bakar uang menghadapi pesaing. Gojek tidak perlu melakukan strategi yang agresif, cukup lakukan penyeimbangan kebijakan-kebijakan untuk menghadapi pesaing bisnis.
Ia pun menilai strategi Gojek melalui efisiensinya untuk menghadapi pandemi sudah sangat tepat disaat banyak perusahaan yang kolaps, Gojek dapat tetap bertahan.
“Memang strategi efisiensi ini menjadi pil pahit bagi para sebagian mitra dan SDM Gojek. Namun, ada secercah harapan ke depan kita akan segera pulih. Saya yakin ke depan Gojek juga akan segera pulih,” pungkas Gunawan. (can)
Editor: Candra Gunawan








