SAR Libatkan Puluhan Orang Cari Korban Tertimbun Longsor di Penambangan Emas

Tanah longsor sulawesi tengah
Proses evakuasi terhadap penambang korban yang tertimbun longsor di lokasi tambang emas tanpa izin di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah terus berlangsung menggunakan alat berat, Kamis (25/2/201). ANTARA/Rangga Musabar

Palu (Gokepri.com) – Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu melakukan pencarian korban yang tertimbun tanah langsor di lokasi penambangan emas ilegal di Desa Buranga, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Bencana tanah longsor itu dilaporkan menewaskan tiga orang.

Tim pencarian melibatkan polisi, TNI dan SAR setempat. SAR sudah menurunkan alat berat untuk membantu pencarian korban yang sejauh ini sudah menyelamatkan 15 orang selamat pada Kamis (25/2/2021). Tanah longsor terjadi pada Rabu malam setelah hujan deras.

“Di lokasi longsor sudah ada tim kami dari Pos SAR Parigi dan personel Kantor SAR Palu bersama unsur SAR lainnya yang terhimpun dalam tim gabungan termasuk TNI/Polri,” kata pejabat Humas Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu Fatmawati seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, Kamis (25/2/2021).

HBRL

Dia mengemukakan, sekitar 36 personel dari berbagai satuan ikut terlibat dalam operasi SAR tersebut delapan diantaranya merupakan personel Kantor SAR Palu, empat personel Pos SAR Parigi, lalu delapan personel Polsek Ampibabo, Babinsa Desa Buranga dua personel, Tagana Parigi Moutong lima personel termasuk sembilan orang potensi SAR dibantu masyarakat di sekitar lokasi tambang tersebut.

Personel Basarnas, dikerahkan ke lokasi tambang di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo pada Rabu (24/2) Pukul 21.20 WITA setelah menerima laporan masyarakat.

Pada operasi SAR tersebut, Basarnas Palu membawa dua unit kendaraan angkut personel, peralatan ekstrikasi, peralatan medis, peralatan evakuasi, Alat Pelindung Diri (APD) COVID-19 serta alat pendukung lainnya.

“Operasi SAR dibantu dua unit alat berat jenis excavator, dan proses evakuasi berlangsung hingga pukul 04.00 WITA dinihari,” ujar Fatmawati.

Data sementara dihimpun Basarnas Palu, sebanyak 26 korban dalam peristiwa longsor yang terjadi di lokasi tambang tanpa izin di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, dilaporkan 15 korban selamat, tiga orang luka-luka, dan tiga dinyatakan meninggal dunia serta lima orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu sekitar Pukul 18.00 Wita yang berjarak kurang lebih sekitar 52 kilometer dari Kota Parigi, ibu kota Kabupaten Parigi Moutong.

“Kami berharap korban tertimbun longsor bisa segera dievakuasi. Mudah-mudahan semua dalam keadaan baik dan laporan kami terima, Tim SAR terus berupaya melakukan kegiatan evakuasi,” demikian Fatmawati.

Pos terkait