Rp100 Miliar Dikucurkan untuk Renovasi Stadion Piala Dunia U-17

Stadion Piala Dunia U-17
Jakarta International Stadium (Dok. PT Jakarta Propertindo)

Jakarta (gokepri) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal mengeluarkan anggaran hingga Rp100 miliar untuk merenovasi empat stadion perhelatan Piala Dunia U-17, November-Desember 2023.

Empat stadion tersebut yakni Jakarta Internasional Stadium (JIS), Stadion Manahan Solo, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, dan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

“Kira-kira enggak lebih dari 100 miliar,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono di Kantornya, Jakarta, Rabu (9/8/2023). Dari sisi lapangan, kata dia, Stadion Manahan Solo sudah dalam kondisi yang sudah sesuai dengan standard FIFA. Sedangkan Stadion Si Jalak Harupat Bandung dan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya baru saja menyelesaikan proses penjahitan rumput atau pitch stiching.

HBRL

Berdasarkan inspeksi FIFA, menurut Basuki, pemerintah memang harus menjahit rumput pada lapangan JIS agar lebih memenuhi standard internasional.

Selain itu, kata dia, pemerintah akan menambah sejumlah infrastruktur baru sebagai perkuatan akses menuju JIS. Menurut FIFA, ada potensi masalah bagi penonton yang keluar dari stadion karena akan menumpuk pada satu akses jalan saja.

“Pitch Stiching rumput hingga pembangunan akses menuju stadion akan dikerjakan Pemprov DKI Jakarta, melalui Jakpro (PT Jakarta Propertindo),” ujar Basuki.

Selain itu, Kementerian PUPR akan membangun jembatan penyeberangan orang yang menghubungkan JIS dengan kantong parkir di Kawasan Ancol. Jembatan tersebut akan membentang dengan panjang 430 meter dan lebar 5 meter.

Dinas Perhubungan dan operator jalan tol, PT Citra Marga Nusaphala Persada akan membuat off ramp di belakang JIS. Hal ini akan menjadi akses jalan masyarakat ke sekitar Danau Cincin.

“Sehingga dari ramp tol bisa menyusur Danau Cincin untuk bisa menuju ke JIS,” kata Basuki.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, dari hasil inspeksi FIFA kepada 8 stadion, keempat stadion itu telah terpilih menjadi venue resmi ajang yang bakal digelar pada November mendatang.

“Hari ini tinggal 93 hari lagi, jadi karena persiapannya singkat dan ada hal-hal yang harus disepakati,” ujar dia. Erick mengatakan, dengan waktu yang tinggal tak lama lagi, pemerintah mesti gerak cepat untuk membereskan berbagai hasil catatan dari inspeksi FIFA tersebut. Dia juga memastikan renovasi infrastruktur tersebut juga bakal rampung menjelang ajang tersebut.

Baca Juga: Empat Kota Diusulkan Helat Piala Dunia U-17

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

 

Pos terkait