Ritel Raksasa Ditolak di Tanjungpinang Demi Swalayan Lokal

Direktur Indomaret Howard Tewas
Ilustrasi Indomaret - Foto: Istimewa

TANJUNGPINANG (gokepri.com) – Ritel raksasa ditolak di Tanjungpinang. Beberapa waktu ini terdapat kabar mengenai adanya dua ritel raksasa yang hendak membuka cabang di Ibukota Provinsi Kepri.

Namun, pemerintah bersikap tegas menolak kedatangan ritel tersebut. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto.

Teguh mengatakan Wali Kota Tanjungpinang Rahma dengan tegas tidak mengizinkan dua ritel raksasa itu buka di Tanjungpinang.

HBRL

“Penegasan ini kami sampaikan, terkait isu-isu ritel Alfamart dan Indomaret, yang akan masuk ke Tanjungpinang,” kata Teguh, Selasa 17 Januari 2023, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.

Sikap itu kata Teguh untuk mendukung dan melindungi sekitar 160 swalayan lokal baik yang besar maupun yang kecil di Tanjungpinang.

Apalagi menurutnya saat ini semuanya baru bangkit dari pandemi, sehingga penguatan ekonomi melalui pelaku usaha lokal perlu dukungan penuh dari pemerintah.

“Beliau (Rahma) menyampaikan, sebagai bentuk cintanya kepada usaha lokal,” kata Teguh.

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Tanjungpinang Fengky Fesinto pada 2022 silam menegaskan ketidaksetujuannya jika Pemko Tanjungpinang mengizinkan ritel besar masuk.

“Ini demi kepentingan masyarakat Tanjungpinang terutama usaha kecil,” ujarnya.

Menurut dia, jika ritel-ritel besar diizinkan masuk Tanjungpinang maka akan mempengaruhi ratusan pelaku usaha kecil menengah.

“Jika pelaku usaha kecil tutup, otomatis akan menciptakan pengangguran yang lebih banyak,” ujarnya.

Baca Juga: BISNIS RITEL: Ekspansi Matahari, Buka Gerai ke Empat di Batam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Asrul Rahmawati

Pos terkait