Batam (gokepri.com) – Arus penumpang di pelabuhan Internasional Batam Center tak seperti biasanya. Para turis silih berganti datang ke kota Batam.
Manajer Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika Astaga, mengakui ada peningkatan penumpang sejak di bukanya pintu perbatasan Singapura dan Malaysia pada beberapa waktu lalu.
“Ada peningkatan tapi ini belum maksimal. Kemarin sudah naik 1.500 penumpang. Yang berangkat dan datang jadi total ada 3.000 setiap harinya,” kata Nika, Minggu 1 Mei 2022.
Ia memprediksi, bakal ada peningkatan yang lebih besar jelang weekend. Apalagi memasuki lebaran kali ini. Meski ada peningkatan, kata dia tidak ada kendala terkait operasional maupun hal lain.
“Tidak ada buktinya yang berangkat dan dagang sudah berimbang. Ada tambahan kapal dua trip jadi jumlah sekarang ini sudah 14 trip dari 12 trip” kata dia.
Ia menyebut, selain aktifitas pelabuhan beberapa gerai (tenant) juga sudah di buka. Pintu masuk ke Mega Mall juga mulai beroperasi. Menurutnya, ini merupakan hal baik, selama dua tahun pelabuhan mati suri akhirnya bisa beroperasi.
“Ini hal baik. Perlahan – lahan la. Kalau bisa seperti hari biasa tanpa COVI-19 penumpang kita sampai 2000 orang,” katanya.
Menurut Nika, syarat masuk wilayah Singapura, di antaranya wajib vaksin lengkap dengan bukti vaksinasi ditunjukkan sebelum boarding di Batam dan Imigrasi.
Telah melaksanakan tes PCR atau rapid antigen 2×24 jam sebelum keberangkatan. Laporan hasil tes tidak boleh tulis tangan dan wajib dalam bahasa inggris.
”Ada syarat PCR dan vaksin untuk ke Singapura,” imbuhnya.
Penulis: Ngesti








