Karimun (gokepri.com) – Kasus Covid-19 di Karimun sejak sebulan belakangan makin tak terbendung.
Pada Sabtu, 5 Maret 2022 ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Karimun sebanyak 268 orang. Kasus terbanyak dari Kecamatan Meral berjumlah 107 kasus.
Menyusul Kecamatan Karimun 69, Tebing 55, Meral Barat 19, Kundur 10, Kundur Barat 3, Kuta dan Buru masing-masing 2 kasus dan Moro 1 kasus.
Bahkan, sepanjang 2022 ini kasus aktif paling banyak sudah mencapai 306 kasus yang terjadi pada akhir Februari 2022 lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi menyebut dari total kasus aktif sebanyak 268 orang itu, 90 persen diantaranya terpapar varian Omicron.
“Omicron ini hampir 90 persen dari kasus yang ada,” ujar Rachmadi disela-sela razia Tim Terpadu Operasi Penindakan Covid-19 Kabupaten Karimun, Sabtu, 5 Maret 2022.
Jika hari ini, kasus aktif Covid-19 di Karimun sebanyak 268 orang maka estimasi yang terpapar Omicron lebih dari 240 orang.
Rachmadi menyebut, informasi soal 90 persen varian Omicron dari jumlah kasus yang ada itu diperolehnya ketika mengkonfirmasi Kepala BTKL-PP Batam.
“Saya tanyakan ke Kepala BTKL (Batam). Saya tanya, Pak Budi kira-kira Omicron apa bisa dikirim lagi? jawaban BTKL sudah tak memungkinkan lagi dan kondisi yang ada, Omicron hampir 90 persen dari seluruh kasus,” jelas Rachmadi.
Sejak itu, tidak pernah ada lagi pengiriman sampel untuk diperiksa ke BTKL-PP Batam yang diteruskan ke Jakarta terkait pemeriksaan Omicron.
“Kami tak pernah kirim sampel untuk pemeriksaan Omicron lagi. Untuk apa dikirim kalau tidak diperiksa,” pungkasnya.
Penulis: Ilfitra









