Program Parkir Berlangganan di Batam Terkendala Masalah Penegakan

Ketua Komisi I DPRD Batam Jelvin Tan. Foto: Gokepri.com/Engesti Fedro

BATAM (gokepri.com) – Sistem parkir berlangganan di Batam menuai kontroversi setelah banyak pengendara melaporkan bahwa juru parkir (jukir) masih meminta uang parkir meskipun mereka telah membayar biaya berlangganan.

Laporan itu diungkap oleh Ketua Komisi I DPRD Batam Jelvin Tan. Kata dia, banyak masyarakat yang masih dimintai sejumlah uang oleh juru parkir padahal sudah membayar parkir berlangganan sebesar Rp600 ribu per tahun.

“Kejadiannya di B3 Plam Spring. Banyak laporan masuk ke saya bahwa masyarakat yang sudah membayar parkir langganan masih ditagih oleh Jukir. Bahkan sampai memaksa,” kata dia, Senin 21 Oktober 2024.

Baca Juga: DPRD Batam Ajak Masyarakat Daftar Parkir Berlangganan, Lebih Murah

Jelvin menyayangkan adanya kejadian tersebut. Seharusnya masyarakat tidak perlu dibebankan dengan adanya biaya tambahan oleh oknum Jukir.

“Kadang jukir maksa. ‘Dua ribu aja bang’ katanya. Tapi kan kita tidak tahu uang Rp2 ribu itu masuk ke PAD atau tidak,” kata dia.

Jelvin sendiri juga pernah merasakan adanya oknum jukir yang minta uang parkir secara paksa. “Tadi pagi saya baru sarapan di M2 saya minta karcis parkir tidak dikasih ngakunya habis. Setelah saya tidak mau bayar baru dikeluarkan karcisnya,” kata dia.

Dia juga menyesalkan, lemahnya pengawasan juru parkir oleh Dinas Perhubungan Kota Batam. Menurutnya lemahnya sosialisasi menjadi salah satu penyebab kejadian yang dialami oleh warga Batam.

“Katanya sosialisasi sudah berjalan, mana buktinya. Lalu tukang parkir juga tidak menggunakan atribut padahal kemarin sudah dibagikan baju warna pink untuk petugas,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Salim meminta masyarakat yang telah berlangganan parkir dan masih ditagih juri parkir agar melapor. Ia menyebut nantinya para jukir yang terlibat akan akan diberikan teguran keras.

“Nanti korlap akan cek langsung kalau ada jukirnya bisa kita tindak langsung. Kami akan segera perintahkan korlap agar ditindak langsung. Terima kasih aduannya,” kata Salim.

Salim mengaku sosialisasi dan edukasi terkait parkir berlangganan terus dimasifkan.”Kalau ada jukirnya foto. Nanti segera kami tindak,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait