Prabowo Kini Jadi Figur yang Santai, Menurut Pengamat Bakal Disukai Anak Muda

figur santai prabowo
Prabowo Subianto. Foto: ANTARA/Galih Pradipta

Jakarta (gokepri.com) – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kini jadi figur yang santai dan kalem. Bakal calon presiden tersebut kata pengamat bakal disukai kalangan anak muda.

Hal itu diungkapkan pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin. Menurut dia karakteristik Prabiwo saat ini akan menjadi faktor kuat meningkatnya popularitasnya.

“Ya, itu kan salah satu tipikal figur Prabowo dianggap sebagai sosok yang kalem, santuy (santai), itu kan disukai anak-anak muda,” kata Ujang dalam keterangannya, Minggu 9 Juni 2023.

HBRL

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Cak Imin Cocok Dampingi Prabowo, Ini Alasannya

Selain santai, Prabowo juga dikenal punya sifat tegas dan nasionalis. Hal itu kata Ujang membuat Prabowo menjadi sosok kharismatik.

Popularitas di kalangan anam muda ini disebutnya menjadi keuntungan bagi Prabowo karena Piplres 2024 mayoritas pemilihnya datang dari kalangan anak muda.

“Kami tahu bahwa pemilih muda nanti di 2024 itu sangat besar dan sangat tinggi. Maka dari itu, sudah menjadi sebuah keuntungan bagi Prabowo,” tambahnya.

Ketenaran Prabowo di kalangan milenial pun terbukti dari hasil survei Indikator Politik Indonesia pada 26-30 Mei 2023.

Prabowo unggul pada kalangan usia di bawah 21 tahun dengan torehan suara sebanyak 43,6 persen.

Hasil survei tersebut juga menyebutkan responden di rentang usia 26-40 tahun juga memilih Prabowo dengan torehan 37,6 persen.

Selain itu Prabowo juga unggul pada usia mapan sekitar 41-55 tahun dengan torehan 45,5 persen.

Pendaftaran bakal capres dan cawapres dijadwalkan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu), pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

Pos terkait