PPDB SD Mulai Dibuka, Pos Pengaduan Disdik Batam Ramai

pos pengaduan ppdb batam
Petugas Pos Pengaduan Disdik Batam siap melayani masyarakat yang kesulitan melakukan pendaftaran PPDB. Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

Batam (gokepri.com) – Pos pengaduan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam ramai didatangi orang tua wali dan calon peserta didik pada hari pertama penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur zonasi dan perpindahan orang tua yang mulai dibuka pada 10 – 15 Juni 2024.

Kepala Disdik Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto mengatakan posko pengaduan ramai orangtua yang ingin membuat akun pendaftaran. Wahyu menyebut, jika usia calon peserta didik di bawah enam tahun maka pendaftaran wajib datang ke Disdik.

“Itu pun harus dilengkapi dengan surat dari psikolog yang menyatakan anak mampu secara psikologis untuk menempuh pendidikan jenjang SD negeri,” kata Wahyu, Senin, 10 Juni 2024.

Baca Juga: Fenomena Siswa Titipan Saat PPDB, Ketua DPRD Kepri: Boleh Saja

Wahyu menyampaikan surat keterangan psikologi itu untuk memperkuat alasan, bahwa anak siap menempuh pendidikan formal. Karena menurutnya, berdasarkan aturan usia minimal untuk mendaftar di sekolah negeri minimal berusia 6 tahun.

“Kami kan tidak bisa larang orang tua daftar. Namun karena kondisi tertentu seperti di bawah usia 6 tahun wajib melampirkan surat psikolog tadi, untuk memperkuat alasan bahwa anak ini memang siap belajar di sekolah formal,” kata Wahyu.

Wahyu melanjutkan, dalam pelaksanaan PPDB zonasi ini orang tua bisa memilih dua sekolah berbeda di zonasi yang sama. Ia menegaskan orangtua harus memilih sekolah berbeda.

Meski demikian, dari laporan panitia, pihaknya mendapati masih ada pendaftar yang memilih sekolah yang sama untuk dua pilihan. Menurutnya, hal itu terjadi karena tujuan sekolah tersebut dinilai yang paling dekat.

Wahyu khawatir, jika orang tua memilih dua sekolah yang sama akan menyebabkan persaingan semakin tinggi, sehingga peluang pendaftar tidak lolos menjadi lebih tinggi.

“Kalau sekolah pertama tidak lolos, maka kan tak punya pilihan kedua. Jadi untuk menghindari peluang itu, tolong pilih dua sekolah berbeda,” jelasnya.

Wahyu menyebutkan untuk data sementara total berkas yang sudah terkonfirmasi berjumlah 2.500 lebih calon peserta didik.

“Tahun ini lebih terkendali untuk pendaftaran. Kami buka tiga jalur pendaftaran untuk memudahkan orangtua,” jelasnya.

Pendaftaran dibuka 24 jam, sehingga orang tua bisa memilih waktu pendaftaran kapan saja, dan di mana saja asalkan didukung perangkat dalam pendaftaran online atau daring.

Orangtua calon peserta didik yang ditemui di Pos Pengaduan Disdik Kota Batam menyampaikan, datang ke pos pengaduan untuk membuat akun pendaftaran.

“Anak saya usianya 5 tahun 7 bulan. Jadi ketentuannya harus daftar ke sini. Jadi saya datang bersama suami sekalian,” katanya.

Ia mengaku memilih sekolah negeri karena sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga. Namun, panitia mewajibkan adanya surat keterangan dari psikolog.

“Sudah lengkap syaratnya. Jadi tadi juga sudah dibantu. Ini mau lanjut daftarkan anak,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi

BAGIKAN