BATAM (gokepri) – Atlet berusia 13 tahun, Keyca Okta Fira, meraih medali emas dalam kategori Optimist Putri pada PON XXI untuk Kepulauan Riau. Keyca mengumpulkan skor bersih tujuh poin dari enam balapan, mengalahkan atlet Jawa Barat, Mitha Raya, yang berada di posisi kedua.
“Alhamdulillah, satu emas lagi untuk Kepri. Hari ini Keyca tidak turun ke laut karena cuaca buruk, sehingga hasil lomba kemarin yang menjadi penentu kemenangan,” kata pelatih layar Budiansyah saat dihubungi di Batam, Senin 16 September 2024. Ia juga mengungkapkan perasaannya yang campur aduk antara haru dan gembira.
“Bagi atlet yang belum berhasil, mereka tetap bersemangat untuk menghadapi kejuaraan mendatang,” tambahnya.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri, Usep RS, yang mendampingi tim layar selama berlaga, turut memuji prestasi Keyca yang masih berusia 13 tahun.
“Kami menargetkan empat medali emas. Meskipun target tersebut belum tercapai, anak-anak sudah berjuang luar biasa. Mereka bertanding di laut dengan kondisi yang menantang, tapi semangat mereka sangat luar biasa,” ujar Usep.
Meskipun kondisi cuaca menjadi tantangan, semangat juang para atlet layar Kepri tetap tinggi, dan mereka bertekad untuk memberikan yang terbaik di kompetisi mendatang.
Sementara itu, Keyca memimpin kelasnya dalam tiga dari enam balapan yang telah dilaksanakan sejak Sabtu (14/9) hingga hari ini, Minggu. Pada dua balapan pertama, Keyca berhasil meraih posisi pertama. Kemudian pada balapan ketiga dan keempat, ia menempati posisi kedua. Meskipun finis di urutan ketiga pada balapan kelima, Keyca kembali meraih posisi pertama pada balapan keenam, sehingga mengumpulkan skor bersih tujuh poin.
Atlet dari Jawa Barat, Mitha Raya, hingga hari ini berhasil meraih skor bersih 12 poin dari enam balapan, menempatkannya di posisi kedua di bawah Keyca. Dengan jarak skor yang jauh dari Mitha, Keyca optimis dapat meraih emas dalam perlombaan hari terakhir kelasnya pada Senin (16/9). Meskipun demikian, Keyca mengakui bahwa Mitha adalah lawan berat di kelasnya.
Baca: PON ACEH-SUMUT: Atlet Taekwondo Kepri Bawa Pulang Emas dan Perunggu
Sebelumnya, petugas teknis cabang olahraga layar, Humphrey Sinyal, menyebut bahwa radar panitia yang dipasang di atas kapal di area pantai menunjukkan adanya potensi hujan dan angin kencang di area perlombaan.
“Radar kami di atas kapal menunjukkan bahwa hujan dan angin semakin kencang. Kami khawatir akan risiko berlayar bagi para atlet,” kata Humphrey sambil menunjuk ke arah laut, tempat dimulainya perlombaan sejumlah kelas layar pada Senin. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







