Batam (gokepri.com) – Hasil rekapitulasi suara KPU Batam menempatkan Muhammad Rudi-Amsakar Achmad sebagai pemenang pemilihan walikota dan wakil walikota Batam 2020.
Rudi-Amsakar meraup suara telak sekitar 73,05 persen, jauh mengungguli Lukita Dinarsyah Tuwo-Abdul Basyid Has yang mendapat dukungan lebih-kurang 26,9 persen. Dengan hasil tersebut, Rudi kembali memimpin Batam selama tiga tahun ke depan hingga 2024.
Hasil perhitungan itu sudah ditetapkan KPU Batam lewat Rapat Pleno Terbuka.
KPU menetapkan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota petahana Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad meraih suara terbanyak dalam Pilkada Batam 2020.
Dalam rapat rekapitulasi, Kamis tengah malam, KPU menetapkan Rudi-Amsakar yang merupakan pasangan calon wali kota nomor urut dua meraih 267.497 suara. Sedang pasangan calon nomor urut satu, Lukita Dinarsyah Tuwo-Abdul Basyid meraup 98.638 suara.
“Jumlah suara sah 366.135, jumlah suara tidak sah 11.215, jumlah suara sah dan tidak sah 377.350,” kata anggota KPU Kota Batam William Seipattiratu dalam rapat pleno.
Hasil perhitungan suara itu ditetapkan Ketua KPU Batam Herrigen Agusti.
“Rekapitulasi suara tingkat Kota Batam pasangan calon nomor urut satu dan dua sudah dibacakan, data perolehan suara seperti dibacakan tadi, untuk Kota Batam dinyatakan sah,” demikian Herrigen dalam rapat pleno KPU.
Herrigen mengatakan KPU memberikan waktu kepada pasangan calon yang keberatan dengan hasil itu untuk mengajukan gugatan hingga tiga hari setelah hasil rekapitulasi ditetapkan.
Apabila tidak ada gugatan, baru kemudian KPU menggelar rapat penetapan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota terpilih.
Rudi dan Amsakar
Rudi-Amsakar diusung delapan partai politik peraih kursi Pileg 2019 untuk DPRD Batam. Disokong tiga partai besar, Nasdem, Golkar dan PKS.
Ditambah Perindo menjadi sembilan partai tapi Perindo tidak memiliki kursi di DPRD Batam.
Disokong sembilan partai, kian menguatkan posisi politik Rudi.
Koalisi partai pengusung Rudi-Amsakar itu menguasai 66 persen kursi DPRD Batam saat ini. Kekuatan politik itu melebihi ambang batas pencalonan wali kota: 20 persen perolehan kursi atau 10 kursi.
Rudi selain Wali Kota Batam, juga menjabat Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam sebagai ex-officio. Sementara jabatan politiknya adalah Ketua DPW Nasdem Kepri.
Adapun Amsakar Achmad menjabat Wakil Wali Kota Batam. Ia juga Ketua Nasdem Batam. Sebelum menjabat wakil wali kota, Amsakar Achmad adalah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam. Pada kontestasi Pilkada 2015, Rudi-Amsakar menang dengan 60,4 persen.
Pada pemilihan wali kota 2015, Rudi-Amsakar diusung Demokrat, Nasdem, PKB, Hanura, PKS, PPP, PKPI, Golkar dan Gerindra. Kala itu, PDI Perjuangan dan PAN mendukung pasangan Ria Saptarika-Sulistyana.
(Can)
|Baca Juga:
- Ronde Ketiga Rudi, Arena Pertama Lukita
- INFOGRAFIS: Rudi-Amsakar dan Lukita Basyid
- PILKADA BATAM: Posisi Politik Rudi Kian Kokoh









