Perkuat Mutu dan HSSE, PGN Solution Gandeng LEMIGAS

PGN Solution Lemigas
Penandatanganan MoU antara PGN Solution dan LEMIGAS pada Senin (25/3) di Kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi di Jakarta Selatan, Senin 25 Maret 2024. Foto: PGN Solution

Jakarta (gokepri) – PT PGAS Solution (PGN Solution) dan Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan kerja sama dalam aspek pengujian, kalibrasi, pengadaan barang dan jasa, serta pemanfaatan fasilitas laboratorium migas.

Penandatanganan MoU ini dilakukan pada Senin (25/3) di Kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi di Jakarta Selatan. Hadir dalam acara tersebut Dirjen Migas Tutuka Ariadji, Kepala LEMIGAS, Dirut PGN Arief S. Handoko, Dirut PGN Solution Sabaruddin, serta segenap direksi dan manajemen PGN, PGN Solution, dan PT Solusi Energi Nusantara (SENA).

Tutuka Ariadji menyambut baik kerja sama ini dan berharap dapat meningkatkan mutu operasional di sektor migas. “Saya harap kegiatan ini dapat dilakukan dengan baik dan benar dengan memperhatikan nilai Schedule, Cost dan Quality. Jadwal harus tepat waktu, biaya yang tidak over, kualitas harus diperhatikan dengan baik agar manfaat yang dihasilkan lebih optimal,” ujarnya.

Baca Juga:

Arief S. Handoko menambahkan kerja sama ini merupakan kolaborasi yang lengkap, mulai dari pengujian, kalibrasi, pengadaan barang dan jasa, sertifikasi, sharing knowledge, workshop, dan sebagainya. “Sinergi ini luar biasa dan saya yakin dapat menuai manfaat untuk bangsa dan negara,” tuturnya.

PGN Solution memiliki pengalaman luas dalam mengerjakan proyek migas, seperti Offtake Station Tambak Lorok, pembangunan jargas rumah tangga di Kabupaten Wajo, penggantian pipa minyak WK Rokan, pipanisasi minyak Pengapon-Boyolali dan pengembangan infrastruktur gas bumi Kawasan Industri Kendal-Mangkang dan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.

MoU ini menjadi tonggak awal sinergi antara PGN Solution dan LEMIGAS selama 3 tahun ke depan, dengan fokus pada peningkatan keunggulan dan keselamatan kerja.

PGN Solution berkomitmen untuk menerapkan aspek HSSE secara menyeluruh dengan menerapkan Sistem Manajemen Integrasi ISO 45001:2018, ISO 14001, dan SMK3 PP 50/2012. Selama menjalankan pekerjaan, PGASOL mencapai 14.381.170 jam kerja aman.

“PGASOL menyediakan sumber daya yang kompeten, meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi, menyediakan peralatan yang layak, dan selalu memenuhi program dan prosedur HSSE yang ditentukan oleh client,” jelas Sabaruddin.

Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasi migas di Indonesia, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya HSSE di lingkungan kerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait