Batam (gokepri.com) – Dalam upaya memupuk rasa nasionalis persatuan dan kesatuan, serta menanamkan nilai-nilai bersejarah bangsa di kalangan para siswa, Sekolah Penggerak SMPN 12 Batam menggelar peringatan Sumpah Pemuda dengan diisi berbagai lomba yang menampilkan berbagai kreativitas para siswa.
Kendati peringatan Sumpah Pemuda ini digelar selang 5 hari setelah hari Sumpah Pemuda, namun secara keseluruhan kegiatan peringatan ini dirasakan para siswa penuh makna. Betapa tidak, para siswa-siswi mulai kelas 7 hingga kelas 9 mengambil bagian pada ajang lomba kreativitas tersebut.
Selain kegiatan lomba, pada peringatan sumpah pemuda ini juga diisi dengan Gerakan 1.000 Pohon berslogan ‘Sasisopo’ yakni, Satu Siswa Satu Pohon. Gerakan Sasisopo ini juga bagian dari proyek Profil Pelajar Pancasila, yang merupakan bagian dari salah satu aksi implentasi program Sekolah Penggerak diterapkan SMPN 12 Batam.
Menurut Kepala Sekolah Penggerak SMPN 12 Batam, Dra Nurmi, MM, pihaknya sengaja tidak menggelar peringatan pada hari H Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober kemarin, dikarenakan pihaknya telah diagendakan peringatan sumpah pemuda pada awal november ini. Disamping itu juga, kata Nurmi, pada hari tersebut dirinya bersama sebagian guru mengikuti kegiatan upacara peringatan hari Sumpah Pemuda bersama Pemko Batam. (aat)







