Batam (gokepri.com) – Hasil pengumuman pra kualifikasi tender Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam hulu dan hilir kembali diundur.
Panitia Lelang beralasan perubahan jadwal tersebut karena masih memerlukan waktu untuk melakukan evaluasi terhadap dokumen prakualifikasi.
Perubahan tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagaimana tercantum dalam dokumen prakualifikasi serta dianggap sebagai satu kesatuan
dan bagian yang tidak terpisahkan Dokumen Prakualifikasi.
Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait membenarkan terkait perubahan jadwal pengumuman hasil prakualifikasi.
BACA JUGA :SPAM Batam Relokasi Pipa di Simpang Barelang, Suplai Air ke Pelanggan Akan Terganggu
“Benar, ada sedikit perubahan (jadwal pengumuman hasil prakualifikasi,” kata Ariastuty, Selasa 30 November 2021.
Pengumuman hasil prakualifikasi awalnya akan diumumkan pada tanggal 26 November 2021, tapi diundur menjadi 10 Desember 2021.
Kemudian, masa sanggah dari yang awalnya 29 November sampai 3 Desember 2021, diundur menjadi 13 sampai 17 Desember 2021.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPRD Batam, Uba Ingan Sigalingging mengatakan BP Batam harus mempercepat proses tender pengelolaan SPAM Batam. Percepatan proses tender pengelolaan SPAM ini harus memperhatikan prinsip-prinsip transparansi adan akuntabilitas.
Sehingga siapapun perusahaan yang mengelola air bersih di Batam baik itu dihulu ataupun hilir, mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.
“Dengan demikian kita harapkan masalah-masalah yang pernah terjadi kemarin, tidak terulang lagi,” kata Uba.
BACA JUGA :Ingatkan BP Batam Terkait Lelang SPAM, Uba : Masyarakat Jangan Sampai Jadi Korban
Terkait pengunduran jadwal pengumuman hasil pra kualifikasi, panitia lelang seharusnya terbuka. Sehingga publik juga dapat mengetahui perkembangannya.
“Saya kira BP Batam perlu segera menyelesaikan tender air bersih ini supaya pelayanan kepada masyarakat dapat maksimal, karena tender ini sudah lama dan diundur berulang kali,” kata Uba.
Uba mengatakan air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat. Karena itu pihaknya berharap proses pra kualifikasi tender SPAM Batam dilaksanakan secara terbuka. Sehingga tidak menimbulkan kesan ada permainan untuk kepentingan sekelompok pejabat di BP Batam.
“Perusahaan yang memang benar-benar memiliki kemampuan untuk mengelola air bersih di Batam,” kata Uba.
Editor : Candra Gunawan








