Pendapatan RSBP Batam Meningkat Saat Pandemi Covid-19

RSBP Batam

Batam (gokepri.com) – Pendapatan Rumah Sakit Badan Pengusahaan (BP) Batam mengalami peningkatan selama pandemi Covid-19. Hal itu disebabkan karena ditutupnya perjalanan ke luar negeri seperti Singapura dan Malaysia.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan realisasi pendapatan RSBP Batam tahun 2019 atau sebelum Covid-19 hanya Rp88.703,77 juta, sedangkan sepanjang tahun 2020 realisasi pendapatannya sebesar Rp114.190,75 juta.

“Tahun 2021 ini kita proyeksikan sebesar Rp190.800,00 juta,” kata Rudi, Rabu (29/9/2021).

HBRL

Rudi mengatakan peningkatan pelayanan kesehatan akan terus menjadi prioritas pemerintah. Karena itu, BP Batam saat ini juga tengah menyiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Internasional Sekupang.

Di mana nantinya fasilitas kesehatan akan berstandar internasional dan berbiaya murah. Pihaknya akan bekerjasama dengan organisasi kesehatan internasional di bidang litbang.

“KEK Kesehatan ini juga akan terintegrasi dengan kawasan pariwisata yang ada di Sekupang,” jelasnya.

BP Batam saat ini juga melakukan pembangunan dan penataan kawasan di dekat RSBP seperti Taman Kolam Sekupang, jalur Sepeda dan pembangunan Taman Rusa.

Luas daerah KEK Kesehatan sekitar 42 hektar di Sekupang. Semua pelayanan hingga fasilitas kesehatan, akan dibangun dan disiapkan, berstandar internasional.

“Dengan pembangunan KEK Kesehatan, warga se-Sumatera, tidak lagi menyeberang ke negara tetangga, untuk berobat,” katanya. (ard)

| Baca Juga : BP Batam Launching Sistem Perizinan Online Terpadu, Tanda Tangan Kini Hanya Sampai Level Direktur

Pos terkait