TANJUNGPINANG (gokepri.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri akan subsidi koperasi pekerja di 2023 mendatang. Pemprov Kepri telah menganggarkan dana sebesar Rp4,5 miliar untuk memberikan subsidi tersebut.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan subsidi itu akan diprioritaskan untuk koperasi pekerja yang ada di Batam.
Alasannya, jumlah pekerja yang ada di Batam, khususnya di kawasan industri paling banyak dibandingkan kabupaten kota lainnya di Kepri.
“Kami akan duduk dulu dengan serikat buruh atau pekerja agar anggarannya sesuai dan bermanfaat,” kata Ansar, Sabtu 26 November 2022.
Subsidi koperasi pekerja ini tujuannya agar buruh dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
Ansar mengatakan skema pemberian subsidi tersebut sudah ada tapi tetap harus dibahas lagi lebih intensif.
“Agar benar-benar memberikan nilai tambah bagi para pekerja,” katanya.
Selain subsidi koperasi pekerja, Ansar juga mendorong badan usaha yang ada berperan aktif memberikan subsidi. Misalnya menyediakan bus karyawan dalam jumlah besar, sehingga dapat mensubsidi transportasi pekerja.
Skema subsidi ini diakuinya akan diterapkan agar Upah Minimum Provinsi (UMP) Kepri 2023 tidak terlalu tinggi, tapi kebutuhan dasar para pekerja tetap terpenuhi.
Ansar memberi bocoran, UMP Kepri 2023 memang diperkirakan naik, tapi besarannya tetap akan mempertimbangkan semua aspek yaitu tuntutan pekerja, kepentingan pengusaha dan kondisi perekonomian saat ini.
“Kami ingin ada solusi bagaimana agar kenaikan UMP tetap terkendali dan kebutuhan tenaga kerja tetap terpenuhi,” kata Ansar.
Terkait UMP Kepri 2023, Ansar menyebut hingga saat ini pembahasan masih berlangsung dan akan diumumkan dalam waktu dekat.
Baca Juga: Ini Rekomendasi UMP Kepri 2023, Versi Buruh dan Pengusaha Beda
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahmawati
Sumber: ANTARA









