Pemko Batam Bebaskan Denda Pajak Hotel dan Restoran

Investasi hotel Batam
Bangunan apartemen dan Hotel HARRIS Batam Centre, Kota Batam, baru-baru ini. (Foto: gokepri/can)

Batam (gokepri.com) – Pemko Batam terus berupaya untuk menggenjot pendapatan daerah. Pandemi Covid-19 ini membuat pendapatan yang bersumber dari pajak mengalami penurunan.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan untuk mendorong pendapatan, Pemko Batam membebaskan denda dan bunga Pajak Daerah kota Batam, periode tahun 2015 sampai 2021.

“Kebijakan ini berlaku mulai 1 September sampai 31 Desember 202,” kata Azmansyah, Selasa (31/8/2021).

Aturan tersebut kata dia, sebagaimana Keputusan Wali Kota Batam No. KPTS.309/HK/VIII/2021 tentang Pemberian Pembebasan Sanksi Administrasi berupa Denda atau Bunga Pajak Daerah.

Sejumlah pajak daerah yang mendapatkan keringanan di antaranya pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak penerangan jalan (bersumber daya tenaga listrik yang dihasilkan sendiri) dan pajak parkir.

“Program ini bagian dari kebiakan Pak Wali Kota Batam (Muhamad Rudi) tentang insentif di massa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dikutip dari lama siependa.batam.go.id yang dikelola oleh BPPRD Kota Batam, realisasi APBD 2021 Kota Batam baru Rp650.169.775.740.38 dari target p2.968.574.058.069,00 atau hanya 21,90 persen.

(ard)

BAGIKAN