Pembukaan Akses RI-Singapura Mulai Berdampak ke Hotel di Batam

hotel batam singapura
Hotel AsiaLink Batam by Prasanthi. (foto: Traveloka)

Batam (gokepri.com) – Pembukaan akses perjalanan terbatas RI-Singapura mulai berdampak positif ke bisnis hotel di Batam.

Salah satu hotel yang disiapkan sebagai tempat singgah pelancong dari Singapura telah mendapat pesanan dua kamar untuk periode setelah 26 Oktober 2020 sejak pembukaan akses itu diumumkan.

Hotel itu adalah AsiaLink Hotel Batam by Prasanthi. Dilansir Straits Times, Minggu (18/10/2020),  General Manager AsiaLink Hotel Batam, Arinis, menuturkan tamu yang datang ke hotelnya akan dilayani dengan menu makanan dengan harga promo saat menunggu hasil tes swab atau PCR.

HBRL

Sebagai tindakan pencegahan kesehatan, pihak hotel akan memberikan akses satu kali masuk kepada tamu. Jika mereka meninggalkan ruangan tanpa izin sambil menunggu hasil dan dikunci, mereka akan dilaporkan ke pihak berwenang.

“Kamar juga akan dibenahi secara sederhana, dengan dekorasi ruangan dihilangkan untuk meminimalkan permukaan yang tersentuh dan penyebaran virus corona,” ujar Arinis kepada Straits Times.

Selain AsiaLink, ada sekitar delapan hotel lain yang disiapkan Pemko Batam sebagai lokasi menunggu pebisnis atau diplomat Singapura yang berkunjung ke Batam. Beberapa di antaranya adalah Hotel Harris, Hotel Vista, Travelodge dan Hotel Pacific.

Pengunjung dari Singapura yang datang ke Batam disediakan tempat singgah di sembilan hotel. Kebijakan itu berlaku saat dimulainya perjalanan terbatas pada 26 Oktober 2020.

“Sembilan hotel siap sebagai tempat menunggu sementara dan menginap,” kata Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum di Batam, Kamis (15/10/2020).

Pemko Batam bersama pihak terkait menyiapkan sembilan hotel sebagai lokasi singgah pebisnis, diplomat, dan petugas pemerintah yang datang dari Singapura, sebelum melanjutkan aktivitas mereka di Indonesia, sesuai dengan pengaturan koridor perjalanan (travel corridor arrangment/TCA) antardua negara bertetangga.

Selain hotel sebagai lokasi menunggu hasil tes usap, pemerintah juga menyiapkan Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam sebagai antisipasi apabila ada pendatang yang diidentifikasi sakit.

Batam tengah bersiap untuk menyambut pengunjung dari Singapura yang hanya memakan waktu perjalanan 45 menit dengan feri, setelah pemerintah dan Singapura sepakat membuka akses perbatasan untuk perjalanan bisnis dan pemerintahan. Akses akan dibuka mulai Senin 26 Oktober 2020. (Can)

Editor: Candra Gunawan
Sumber: Straits Times

Baca Juga:

 

 

 

 

Pos terkait