Pembenahan Pasar Baru Tanjungpinang, Pedagang Lama Bisa Berjualan Tanpa Perlu Bayar DP

Pasar baru tanjungpinang
Bangunan Pasar Baru Tanjungpinang, Kamis 9 November 2023. Foto: Gokepri.com/Engesti Fedro

Tanjungpinang (gokepri) – Pedagang lama di Pasar Baru Tanjungpinang mendapat keringanan administrasi berupa pembebasan biaya uang muka sewa lapak. Pasar dengan gedung baru itu sudah bisa ditempati pedagang sejak 21 Januari 2024.

“Pedagang lama tidak dipungut uang muka tapi tetap mengurus surat perjanjian,” kata Direktur Utama PT Tanjungpinang Makmur Bersama Windrasto Dwi Guntoro, Selasa 23 Januari 2024. PT Tanjungpinang Makmur Bersama adalah BUMD Pemerintah Kota Tanjungpinang yang mengelola Pasar Baru.

Berbeda halnya dengan pedagang baru. Mereka diwajibkan membayar uang muka sewa lapak. Meski begitu, Guntoro menegaskan baik pedagang baru atau pedagang lama tetap harus terdata.

Baca Juga: 

Adapun tarif sewa lapaknya akan dikategorikan berdasarkan komoditas yang dijual. Pungutan akan dihitung per hari ditambah pajak. Biaya sewa dibayarkan setiap bulan.

“Misalnya pakaian itu per hari Rp14 ribu. Ikan itu sekitar Rp20 sampai Rp25 ribu per hari. Nanti ditambah pajak,” kata Guntoro.

Dari hasil pendataan awal setidaknya ada sekitar 300-an pedagang, baik pedagang lama maupun pedagang baru. Dalam pendataan ini, para pedagang juga menandatangani surat perjanjian bersama PT TMB.

“Nanti para pedagang bakal ditempatkan sesuai komoditas yang mereka jual. Dalam proses pembagian lapak bakal dilakukan cabut undian, khususnya di Blok A. Mengingat untuk blok B, C dan D kondisinya belum 100 persen selesai,” kata dia.

Sebelumnya, sebanyak 230 pedagang sudah terdaftar di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang. Mereka sudah dipastikan mendapat tempat di gedung baru Pasar Baru KUD Tanjungpinang untuk berjualan.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Tanjungpinang mencatat ada sebanyak 766 pedagang di Kota Tanjungpinang, namun yang sudah terdaftar di BUMD Tanjungpinang belum sampai separuhnya.

Pendaftaran di BUMD Tanjungpinang ini dibuka hingga 19 Januari 2024. Sementara itu, pengundian lapak di Pasar Baru KUD akan dilakukan pada 20 Januari 2024. Sedangkan kegiatan perdagangan di pasar tersebut akan dimulai pada 21 Januari mendatang.

Syarat pendaftaran ke BUMD Tanjungpinang meliputi foto kopi KTP dan KK sebanyak dua lembar, pas foto, materai untuk surat pernyataan, serta penyerahan surat perjanjian lama ke BUMD. “Pedagang yang telah terdaftar akan mendapatkan hak tempat pada 21 Januari setelah pengundian tanggal 20 Januari,” ujar Guntoro pekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti Fedro

BAGIKAN