Progres Pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang Sudah 30 Persen

pembangunan pasar baru tanjungpinang
Pihak Kementerian PUPR, Anggota DPR RI dan Wali Kota Tanjungpinang tinjau pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang. Foto: Diskominfo Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG (gokepri.com) – Progres pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang diperiksa oleh Direktur Prasarana Strategis Ditjen Citra Karya Kementerian PUPR Essy Asiah, Anggota DPR RI Cen Sui Lan dan Wali Kota Tanjungpinang Rahma pada Senin 22 Mei 2023.

Cen Sui Lan mengatakan peninjauan tersebut dalam rangka pengawasan.

“Pembangunan sudah sampai 30 persen,” kata Cen Sui Lan, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.

HBRL

Baca Juga: Pasar Baru Tanjungpinang Direvitalisasi 2021, Anggaran Rp64 Miliar

Ia optimistis pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang akan selesai sesuai waktu yang telah dijadwalkan.

Wali Kota Tanjungpinang Rahma mengucapkan terima kasih atas dukungan Anggota DPR RI Cen Sui Lan dan Kementerian PUPR sehingga pembangunan pasar baru dapat dilakukan tahun ini.

Rahma mengatakan kehadiran pasar ini sudah lama diinginkan masyarakat, karena hingga saat ini pedagang masih menempati pasar sementara. Sayangnya keinginan itu sudah sangat lama tidak terkabulkan.

“Alhamdulillah sekarang dengan izin Allah terkabulkan,” ucap Rahma.

Setelah pasar tersebut terbangun, ia mengatakan tugas Pemko Tanjungpinang selanjutnya adalah menata pedagang yang akan berjualan di pasar tersebut.

“Saya sudah siapkan yang berhak menempati adalah orang yang pernah jualan, termasuk saya masukkan pedagang kita yang berada di sepanjang jalan lorong gambir, jalan gambir dan sekitarnya,” kata Rahma.

Pasar Baru Tanjungpinang yang sedang dibangun ini nantinya akan menyiapkan sebanyak 800 lapak yang bisa digunakan para pedagang.

Rahma meminta doa dan dukungan masyarakat Tanjungpinang agar pembangunan pasar tersebut lancar dan selesai tepat waktu.

“InsyaAllah sesuai rencana Januari sudah bisa jualan,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Asrul Rahmawati

Pos terkait