Pelunasan BIPIH Tahap II Dimulai Hari ini, 2 s.d 9 Januari 2026

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam, Syahbudi. (istimewa)

BATAM (gokepri.com) – Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) Tahap II akan berlangsung mulai hari ini, Jumat 2 Januari hingga 9 Januari 2026.

Diberitakan sebelumnya, sampai, Selasa (23/12/2025) sebanyak 165 orang calon jamaah haji Kota Batam 2026 belum melakukan pelunasan BIPIH.

Sedangkan, calon jamaah haji Kota Batam tahun 1447 H/2026 M yang sudah melunasi BIPIH sampai batas terakhir pelunasan, Selasa (23/12/2025) lalu, berjumlah 491 jamaah dari total kuota haji Kota Batam sebanyak 656 jamaah.

Diketahui, pada musim haji 1447 H/2026 M, kuota jamaah untuk Kota Batam terdiri dari 632 jamaah berdasarkan nomor urut porsi dan 24 jamaah prioritas lansia.

Kemenhaj Kota Batam mengimbau jamaah yang belum melunasi BIPIH agar segera berkoordinasi dengan petugas haji maupun pihak terkait, sehingga proses persiapan keberangkatan ibadah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dapat berjalan dengan lancar dan optimal.

Lebih lanjut disampaikan, saat ini Tim Percepatan Pelunasan BIPIH Kemenhaj Kota Batam tengah melakukan verifikasi dan validasi data jamaah yang mengalami kendala atau gagal sistem. Verifikasi tersebut meliputi data pendamping jamaah lanjut usia, jamaah penyandang disabilitas, serta pendampingan mahram yang terpisah harus dipastikan kesesuaiannya.

“Data jamaah yang telah diverifikasi selanjutnya akan diinput ke dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), sehingga jamaah yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti pelunasan BIPIH Tahap II,” jelas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batam, Syahbudi.

Dia menjelaskan, terdapat beberapa jamaah yang memang belum siap untuk berangkat pada musim haji tahun ini. Selain itu, sebagian jamaah juga masih terkendala persyaratan istithaah kesehatan yang harus dipenuhi sebelum dapat melanjutkan proses pelunasan.

“Kami terus melakukan pemantauan dan pendampingan agar jamaah dapat memahami tahapan yang harus dipenuhi, khususnya terkait kesiapan dan pemenuhan istithaah kesehatan,” ujar Syahbudi. (fhy/r)

Pos terkait