Pasien Covid-19 di Kepri Bertambah 33 Orang

Pasien covid-19 Kepri
Seorang warga mengikuti tes cepat COVID-19 di Pasar Jodoh Batam beberapa waktu lalu. (foto: ANTARA/Naim)

Tanjungpinang (gokepri.com) – Kepri melaporkan 33 kasus baru Covid-19 pada Sabtu (22/8/2020) sehingga total menjadi 745 kasus. Batam paling banyak.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepulauan Riau Tengku Said Arif Fadillah merinci tambahan pasien COVID-19 tersebar di Batam 21 kasus, Bintan enam kasus, Tanjungpinang lima kasus, dan Karimun satu kasus. Adapun di Kepri dilaporkan ada 31 kasus kematian.

“Total pasien COVID-19 sejak awal hingga sekarang mencapai 745 orang, yang terdiri dari 463 orang dinyatakan sembuh, 31 orang meninggal dunia, dan kasus aktif mencapai 251 orang,” katanya, Minggu (23/8/2020).

HBRL

Lihat Juga: PENJEMPUTAN PAKSA JENAZAH DI BATAM: 12 Orang Positif Covid-19, Semua Warga Sekupang

Menurut data Gugus Tugas, jumlah akumulatif pasien COVID-19 di Karimun sebanyak 27 orang dengan perincian 11 orang sudah sembuh dan 16 orang lainnya masih dirawat dan diisolasi.

Di Batam, jumlah total pasien yang terinfeksi virus corona mencapai 455 orang dengan jumlah kasus aktif 108, pasien yang sudah sembuh 322 orang, dan pasien yang meninggal dunia 25 orang.

Jumlah total pasien COVID-19 di Tanjungpinang mencapai 147 orang, 75 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan yang meninggal dunia tiga orang. Jumlah kasus aktif COVID-19 di ibu kota Kepulauan Riau tersebut tercatat 69.

Lihat Juga: Dokter RSBP Batam Sembuh dari Covid-19

Sementara di Bintan total jumlah pasien COVID-19 sebanyak 36 orang dengan jumlah kasus aktif tersisa 11. Sebanyak 23 pasien COVID-19 sudah dinyatakan sembuh dan dua orang lagi meninggal dunia di Bintan.

Di Lingga beberapa waktu lalu ditemukan satu pasien COVID-19 dan pasien tersebut kemudian meninggal dunia.

Sedangkan di Kepulauan Anambas dan Natuna sampai sekarang belum ditemukan kasus COVID-19.

“Lingga, Anambas, dan Natuna ditetapkan sebagai zona hijau, Bintan dan Karimun zona kuning, sedangkan Tanjungpinang dan Batam zona oranye. Kami berharap kasus COVID-19 tidak bertambah lagi,” kata Said. (Cg)

Editor: Candra
Sumber: Newswire

Pos terkait