Batam (gokepri.com) – Direktur Advokasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Fuad Himawan, SH, MM mengatakan, Pancasila akan dimasukkan dalam kurikulum dan menjadi mata pelajaran wajib di sekolah, mulai jenjang SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Karena dinilainya, Pancasila memiliki arti penting dalam pendidikan dan pembentukan karakter siswa.
Hal ini sesuai dengan revisi PP nomor 57 tahun 2021 terkait Standar Nasional Pendidikan (SNP), dan saat ini BPIP bersama Kemendikbud yang nantinya pelajaran Pancasila menjadi materi tersendiri bukan digabung dengan pelajaran PPKn karena konsepnya berbeda.
“Kenapa pendidikan Pancasila ini masuk dalam kurikulum, karena melihat kesenjangan Pancasila ini di kalangan para siswa dan generasi muda sangat jauh sekali. Makanya penting bagi BPIP untuk menguatkan karakter bangsa dengan pembumian nilai-nilai Pancasila dan menjadi kurikulum wajib di sekolah,” ujarnya usai menggelar Koordinasi Advokasi Pembinaan Idologi Pancasila dalam Proses Belajar Menjara di Sekolah di
gelar di SMKN 1 Batam, Jumat (29/10/2021).
Acara ini juga menghadirkan Deputi Hukum, Advokasi, Pengawasan dan Regulasi BPIP Kemas Ahmad Tajuddin, SH, MH, dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kepri Muhammad Dali, MM, serta sejumlah kepala sekolah dari berbagai jenjang.
Kepala Dinas Pendidikan Kepri Muhammad Dali, MM, mengatakan sosialisasi ini merupakan langkag awal dalam penerapan idologi pamcasila. Dan idologi Pancasila ini akan masuk dalm kokurikuler di setiap jenjang sekolah. (aat)







