Batam (gokepri.com) – Paduan Suara Anak Batam (PSAB) akan melakukan kompetisi di Singapura. Untuk mempersiapkan kompetisi itu, PSAB menggelar konser di Batam.
Komposer Padus Anak Batam Andreas Kokok yang juga sebagai pelatih dan penanggungjawab sangat bersemangat mengelar konser ini sebagai persiapan Kompetisi di Singapura.
“Tak hanya konser tahunan, kali ini juga merupakan persiapan akhir PSAB untuk mengikuti kompetisi Singapore International Choral Festival (SICF) 2023,” ujar Kokok, Kamis 6 Juli 2023.
Baca Juga: Promosikan Museum Batam Raja Ali Haji, Disbudpar Gelar Sejumlah Event Sepanjang Tahun 2022
Konser tahunan ini digelar Jumat 7 Juli 2023. Konser ini digelar di Pena Hall, Graha Pena, Batam Center, Kota Batam.
Kokok mengatakan konser ini didukung juga oleh penampilan Batam Youth Choir, Vios Choir, Batam Choir, dan Erwin n Friends Orchestra.
Ia mengatakan konser ini adalah bagian dari kegiatan yg sudah menjadi program rutin PSAB setiap tahunnya. Ketika PSAB memutuskan untuk ambil bagian sebagai peserta di kompetisi SICF 2023, maka konser ini sekaligus menjadi persiapan akhir bagi anak-anak PSAB sebelum maju dalam kompetisi.
SICF 2023 merupakan salah satu ajang kompetisi paduan suara internasional yang sangat berkelas, baik dari sisi penyelenggaraannya maupun dari peserta-peserta yang mendaftar di setiap tahunnya.
Ini merupakan kali ketiga bagi PSAB dalam mengikuti event kompetisi tingkat internasional. Sebelumnya di tahun 2013 ikut dalam Vietnam International Choir Festival dan di tahun 2019 Penabur International Choir Festival.
“Dalam dua kesempatan itu PSAB meraih medali emas untuk kategori Children Choir. Besar harapan kami, PSAB kembali mampu menorehkan prestasi kembali seperti waktu yang lalu,” kata Kokok.
Ikut dalam kompetisi seperti ini menjadi salah satu tujuan dari PSAB untuk mengukur kemampuan secara teknis apa yang sudah dilatihkan dan dipersiapkan selama ini.
Selain itu ini merupakan pengalaman yang sangat berharga dan langka bagi anak-anak ketika mereka berkesempatan tampil di ajang internasional tidak hanya membawa nama Kota Batam, bahkan Indonesia.
Butuh waktu kurang lebih 6 bulan untuk mempersiapkan konser dan kompetisi ini. Disiplin dan komitmen yang tinggi menjadi hal utama ketika mempersiapkan anak-anak ini.
“Beryukur kami sudah sampai pada puncak perjuangan kami, berbagai kendala mampu diatasi dengan baik, termasuk kebutuhan dana yang tidak sedikit. Hal tidak terlepas dari peran serta orangtua dan para donatur yang dengan setia selalu mensupport kami,” ujarnya.
Ke depannya diharapkan PSAB bisa tetap eksis dan menjadi wadah pembinaan bagi anak-anak Batam untuk mengembangkan talenta mereka dalam bernyanyi khususnya di dalam sebuah paduan suara.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam Ardiwinata atas nama Pemerintah Kota Batam merasa bangga atas keikutsertaan PSAB dalam kompetisi ini, dan sangat mendukung konser yg dilaksanakan di Pena Hall Batam
“Memajukan musik batam menjadi tupoksi saya karena termasuk dalam 17 subsektor ekonomi kreatif, jadi saya sangat mendukung kegiatan ini,” kata Ardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahamawati









