Kepala BP Batam Amsakar Achmad raih apresiasi AMSI Kepri. Ia menekankan pentingnya keterbukaan publik.
BATAM (gokepri) – Peran strategis media massa menjadi unsur krusial dalam menyosialisasikan arah pembangunan kepada masyarakat. Komunikasi yang transparan efektif menjembatani kebijakan pemerintah dengan kebutuhan riil masyarakat.
Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menegaskan komitmen kuatnya merangkul ekosistem pers daerah. Mereka menjanjikan keterbukaan akses informasi terkait proyek investasi, kawasan industri, dan program pelayanan kemasyarakatan.
Baca Juga: Perintah Presiden, BP Batam Kebut 1.182 Perizinan Usaha OSS
Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kepulauan Riau menyoroti rekam jejak mulus Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Organisasi pers ini lantas menganugerahkan apresiasi khusus atas kepiawaian sang pemimpin merajut komunikasi publik.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait hadir mewakili Amsakar dalam acara penyerahan penghargaan tersebut. Prosesi pemberian apresiasi berlangsung meriah pada malam puncak peringatan HUT ke-5 AMSI Kepri di Nite & Day Laguna Hotel, Tanjungpinang, Sabtu (26/9/2026).
AMSI Kepri menilai Amsakar memiliki rekam jejak pengabdian panjang memimpin jalannya roda birokrasi pemerintahan daerah. Sosoknya diakui sangat tanggap merespons berbagai dinamika pembangunan kota berkat pengalaman lintas sektor tersebut.

Keterbukaan Amsakar saat berkomunikasi dengan wartawan dinilai sukses menciptakan relasi positif dan konstruktif. Hubungan saling menghargai ini efektif menjembatani pemahaman utuh antara pemerintah, media, dan warga.
Ariastuty menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan prestisius dari AMSI Kepri tersebut. “Bagi kami, ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga menjadi momentum untuk terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan teman-teman media,” ucapnya.
Menurut Ariastuty, industri media siber menyandang peran sentral dalam memastikan program pemerintah tersampaikan secara transparan. Institusinya sangat bergantung pada eksistensi pers independen guna mendiseminasikan aturan main investasi ke publik luas.
Pemerintah selalu memandang pewarta sebagai mitra strategis dalam mengawal kemajuan kawasan industri. Hubungan fungsional ini wajib dilandasi asas profesionalisme dan itikad menyajikan laporan faktual terpercaya.
“Kami ingin hubungan BP Batam dengan media terus berjalan secara terbuka dan profesional,” ujar Ariastuty menambahkan. Ruang dialog yang sehat akan menangkal hoaks dan mencegah simpang siur pemahaman atas sebuah kebijakan.
BP Batam menaruh harapan besar agar media siber di bawah naungan AMSI Kepri terus berevolusi menjadi pilar kebenaran informasi. Kolaborasi yang setara menjamin publik selalu mendapat pemaparan utuh atas setiap jengkal perubahan di Kepulauan Riau.
Baca Juga: BP Batam Wujudkan Mimpi Anak Rempang Lewat Sekolah Terintegrasi Merah Putih
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








