Musim Merger Start Up, Taipan Hongkong Incar Tokopedia

bridgetown tokopedia
Richard Li. (foto: Bloomberg)

Batam (gokepri.com) – Taipan Hongkong Richard Li dan bos start up Peter Thiel lewat Bridgetown Holdings Ltd mengincar e-commerce terbesar di Indonesia; Tokopedia. Tengah mengumpulkan pendanaan untuk mengempit saham Tokopedia. Aksi korporasi bernilai triliunan rupiah.

Dilaporkan Reuters, aksi korporasi Bridgetown sudah mencapai tahap penawaran. Tokopedia menurut laporan itu, telah menerima pendekatan dari Bridgetown. Tapi Tokopedia belum memutuskan akan meminang pendekatan itu.

Menurut sumber Reuters, aksi korporasi Bridgetown bukan hanya untuk Tokopedia. Richard Li dan Peter Thiel yang berada di belakang Bridgetown juga telah mengadakan pembicaraan dengan perusahaan Asia Tenggara lainnya dalam beberapa bulan terakhir, tetapi belum menyelesaikan merger, kata sumber Reuters. Sumber itu menolak disebutkan namanya.

HBRL

Untuk diketahui, Bridgetown, dikendalikan oleh taipan Asia Richard Li dan miliarder Silicon Valley Peter Thiel. Korporasi ini berhasil mengumpulkan USD595 juta dalam penawaran saham perdana di bursa efek AS pada Oktober.

Aksi korporasi yang tengah gencar dilakukan Bridgetown berhasil mengumpulkan dana besar lalu mengakuisisi perusahaan swasta yang kemudian membantu mereka go public. Mereka menggunakan aksi akusisi bertujuan khusus atau special purpose acquisition companies (SPACs).

Biasa disebut cek kosong, skema SPAC diprediksi juga akan digunakan Bridgetown untuk Tokopedia, menurut sumber Reuters.

Valuasi Tokopedia sekarang berkisar antara USD8 miliar hingga USD10 miliar. Nilainya melonjak karena aksi korporasi Bridgetown. Apalagi menurut Bloomberg, Tokopedia disebut-sebut mempertimbangkan merger dengan perusahaan yang berkantor pusat di Hongkong itu.

Uniknya, taipan Hongkong, Richard Li yang memiliki perusahaan investasi Pacific Century Group yang juga memiliki perusahaan asurani FWD Group Ltd, tercatat sebagai investor minoritas di Tokopedia.

Namun Bridgetown menolak berkomentar sementara Tokopedia tidak menanggapi permintaan Reuters untuk berkomentar.

Dalam periode yang sama, saham Bridgetown malah melonjak 18%.

Sebagai gambaran, di belakang Tokopedia ada SoftBank Group Corp dan Alibaba Group Holding, Mereka mengumumkan rencana awal tahun ini untuk mulai mempersiapkan pencatatan publik atau penawarans saham perdana tetapi menghadapi persaingan yang meningkat dari Shopee SEA, platform e-commerce terbesar di Asia Tenggara.

Tokopedia, yang mengumpulkan USD350 juta dari Google dan investor negara Singapura Temasek Holdings pada November, belum memenuhi tujuannya untuk mengumpulkan setidaknya setengah miliar dalam putaran terakhirnya, menurut sumber Reuters.

Tokopedia kini adalah start up dengan valuasi terbesar kedua setelah Gojek.

Didirikan pada 2009, Tokopedia menyediakan pasar online yang memungkinkan individu dan bisnis di Indonesia untuk membuka toko online sendiri.

Menurut dokumen publik, Tokopedia juga merupakan pemegang saham utama OVO, salah satu e-wallet terbesar di Indonesia.

Perusahaan E-commerce termasuk Tokopedia, Lazada dan Shopee mengalami peningkatan penjualan selama pandemi corona karena konsumen lebih banyak belanja online dari rumah.

(can)

Sumber: Reuters, Bloomberg

|Baca Juga: 

Pos terkait